Copet Beraksi Memanfaatkan Kelengahan Korban
Para pemudik dan wisatawan lebih berhati-hati dalam membawa barang berharga miliknya seperti dompet ataupun ponsel.
Penulis: Santo Ari | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Liburan panjang Idul Fitri banyak dimanfaatkan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman.
Para pemudik akan memanfaatkan waktu mereka untuk berwisata dan berbelanja di pasar atupun pusat perbelanjaan. Kepadatan dan kesibukan tersebut banyak di salah gunakan oleh para pelaku tindak kriminal, seperti copet.
Kapolsek Gondomonan Kompol Danang Kuntadi mengimbau agar para pemudik dan wisatawan dapat lebih berhati-hati dalam membawa barang berharga miliknya seperti dompet ataupun ponsel.
Kapolsek mengatakan, dari kasus yang sering ia tangani, pelaku beraksi dengan modus menunggu kelengahan korban. Copet tidak selalu mengincar pengunjung, namun pedagang juga tak luput dari incarannya.
Ada beberapa modus yang digunakan pencopet. Dijelaskannya, pelaku akan seolah-olah berbelanja.
Saat pedagang sibuk melayani pelanggan lainnya, pelaku akan mengambil tas, atau barang berharga yang hanya diletakkan begitu saja oleh si pedagang.
"Ada juga yang modusnya memepet korban atau mengalihkan perhatian korban, lalu temannya yang mengeksekusi," terangnya.
Ia mengimbau agar masyarakat dapat lebih menjaga barang berharga saat berada di ruang publik.
"Jangan menaruh dompet di kantong celana belakang atau tas jinjing. Kalau bisa uang juga diletakkan terpisah dengan dompet, misal di kantong-kantong celana bagian depan,"tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/copet-ilustr_20150803_181242.jpg)