75 Persen Gepeng Berasal dari Luar DIY

Pernyataan tersebut yang disampaikan Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi, ketika ditemui saat menghadiri acara di Gedung DPRD DIY.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
Tribun Jogja/Suluh
Razia gepeng. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) yang menghuni shelter Dinas Sosial DIY mencapai 300 orang.

Pernyataan tersebut yang disampaikan Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi, ketika ditemui saat menghadiri acara di Gedung DPRD DIY, Senin (13/6/2016).

Ia mengatakan bahwa saat Ramadan ini, jumlahnya bertambah hingga menyentuh angka 300. Padahal sebelumnya kurang dari jumlah tersebut, yakni 200-an orang.

"Penghuni shelter bertambah. Sekitar 75 persen dari mereka berasal dari luar daerah," jelas Untung kepada awak media.

Selain didominasi dari gepeng yang berasal dari luar kota, sebanyak 60 persen gepeng yang menghuni shelter tersebut adalah mereka yang terkena gangguan jiwa atau psikotik.

"Kalau psikotik ini gak ada yang mau ambil. Mau dipulangkan juga ke mana, nggak ada alamatnya. Tapi kalau yang nonpsikotik bisa dipulangkan. Namun dari tahun ke tahun jumlah yang menghuni shelter bertambah," ucapnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved