La Nyalla Menghilang, Roda Kepengurusan Tak Berjalan, PSSI Dituntut Segera Gelar KLB
Edy Rahmayadi mengatakan bahwa sudah terlalu lama sepak bola Indonesia berada dalam situasi yang tidak jelas.
TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Kelompok 85 Letnan Jenderal Edy Rahmayadi menjelaskan alasan kelompoknya menuntut segera dilakukannya KLB kepada PSSI.
Edy Rahmayadi mengatakan bahwa sudah terlalu lama sepak bola Indonesia berada dalam situasi yang tidak jelas.
Dirinya ingin ada pembaruan di tubuh PSSI supaya arah persepakbolaan nasional menjadi jelas.
"Salah satu alasan kami adalah, September nanti akan segera digelar Piala AFF," kata Edy di Kuningan, Selasa (24/5/2016).
"Apalagi momen dicabutnya sanksi FIFA kepada PSSI ini harus kita manfaatkan," tambahnya.
Edy mengatakan bahwa dirinya ingin melihat Timnas Indonesia berjaya dan ikut serta lagi di ajang internasional.
"Demi membahwa nama Garuda di dada, langkah ini harus kami tempuh," kata pria yang juga Presiden Direktur PS TNI itu.
Kelompok 85 menganggap bahwa roda organisasi PSSI tidak berjalan saat ini.
Faktor sanksi FIFA, dan hilangnya ketua PSSI La Nyalla Matalitti yang kini hilang entah di mana karena tersangkut kasus korupsi menjadi salah satu alasannya. (*)