Daging Sapi Impor Jangan Masuk Pasar Tradisional

Pengawasan dilakukan agar jangan sampai harga sapi melonjak tajam di pasaran.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Pedagang daging sapi sedang melayani pembeli di Pasar Sleman, Senin (10/8/2015). Harga daging sapi masih tinggi sejak naik pada lebaran lalu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peredaran daging sapi impor di wilayah Bantul akan terus diawasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul menjelang Ramadan ini.

Pengawasan dilakukan agar jangan sampai harga sapi melonjak tajam di pasaran.

"Kami memantau terus peredaran daging sapi impor dan lokal. Biasanya harga daging sapi meroket menjelang puasa," ujar Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistyanto, Jumat (20/5/2016).

Sulis memprediksi adanya lonjakan kenaikan konsumsi daging sapi bisa mencapai 20 persen. Sementara, pada Lebaran, kenaikan konsumsi daging bisa mencapai 100 persen dari hari normal.

Untuk itu, pihaknya melakukan pantauan terhadap peredaran daging impor agar harga tidak melonjak. Pemantauan akan dilakukan pada toko-toko modern, hotel dan restoran di Bantul yang menyediakan daging impor ini.

Selengkapnya simak di halaman 9 Tribun Jogja edisi Sabtu (21/5/2016). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved