Air Terjun Jagir, Tempat Mandi Bidadari Banyuwangi

Air yang mengalir dari Air Terjun Jagir ini berasal dari mata air yang terletak di atas air terjun langsung, yakni mata air sumber Pawon

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Rendika F
Pengunjung ada yang berswafoto, berenang, atau duduk sekedar menikmati pemadangan air terjun Jahir di Desa Kampung Anyar, Glagah, Banyuwangi, Kamis (19/5/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, BANYUWANGI – Satu lagi destinasi wisata alam yang indah yang ada di Banyuwangi. Bagi Anda yang sedang berkunjung kesini, jangan lupa untuk berkunjung ke Air Terjung Jagir yang terletak di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Di sini, pengunjung dimanjakan dengan panorama alam yang indah, air terjun dengan pemandangan alam yang masih asri.

Air Terjun Jagir ini memiliki keunikan dimana dalam satu lokasi terdapat tiga air terjun, masyarakat sering menyebut air terjun Three In One, air terjun kembar, air terjun bersaudara, sampai air terjun bidadari karena airnya yang saking jernihnya diibaratkan sebagai pemandian bidadari.

Air yang mengalir dari Air Terjun Jagir ini berasal dari mata air yang terletak di atas air terjun langsung, yakni mata air sumber Pawon, yang diartikan dapur, tempat makanan dan minuman berasal.

Air terjun memiliki aliran air yang menyebar, jadi dalam satu air terjun bisa terdapat tiga aliran air terjun sekaligus.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang asri di Air Terjun Jagir, sambil menikmati segarnya air dari mata air secara langsung, atau berswafoto ria di sekitar lokasi air terjun yang memiliki bentang alam yang tak kalah indah untuk diabadikan.

Fasilitas yang ada di Air Terjun Jagir ini cukup lengkap, seperti tempat ganti pakaian, wc dan toilet, yang cukup representatif. Berbagai macam kuliner khas pun tersedia disini, juga oleh-oleh yang dapat dibawa pulang sebagai buah tangan.

Salah seorang pengunjung, Hari Susanto, wisatawan asal Yogyakarta, mengetahui lokasi wisata ini dari sosial media. Sekalian kunjungan dinas, pihaknya menyempatkan berwisata ke air terjun jagir.

Ia menilai, air terjun ini sangat indah, dan potensial untuk dikembangkan kembali.

“Air terjunnya bagus, namun memang fasilitas lain perlu untuk ditambahkan seperti taman bermain anak, dan pusat kuliner dan oleh-oleh,” ujar Hari.

Pohon Jagir

Samian, salah seorang petugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, bercerita, awal mula mengapa air terjun ini dinamakan dengan nama Jagir, adalah karena banyaknya pohon Jagir yang tumbuh disekitar air terjun, yang dikeramatkan oleh masyarakat dan konon katanya hanya bisa tumbuh di kampung Anyar.

“Konon, pohon tersebut hanya bisa tumbuh di daerah sini, dan karena banyak sekali tumbuh disini, makanya dinamakan Pohon Jagir,” tutur Samian.

Lanjut Samian, awal mulanya, Air Terjun Jagir ini hanyalah air terjun biasa sampai masyarakat bersama pemerintah daerah setempat bahu membahu untuk membangun sebuah destinasi wisata dari potensi keindahan alama di Air Terjun Jagir.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved