Misteri

Cerita Mistis Warga Kena Demam Setelah Pindahkan Lesung Batu

Ternyata warga diliputi rasa takut pada cerita mistis yang sudah turun temurun tentang makhluk halus yang menjadi penghuni candi.

Cerita Mistis Warga Kena Demam Setelah Pindahkan Lesung Batu
TRIBUNJOGJA.COM | Sketsa Forum Supranatural
Artefak kuno di Gendungan, Kalibening, Dukun, Kabupaten Magelang, Selasa (10/5/2016) | Sketsa: Putri Kerajaan, Buto, Banaspati, Gendruwo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Masyarakat Dusun Gendungan, Kalibening, Dukun, Magelang, digemparkan dengan temuan artefak kuno terkubur di dalam tanah, Selasa (10/5/2016).

Fakta temuan itu diawali ketika Dwi Yatinmantora, Warga Dusun Gendungan, berniat untuk membuat sebuah kolam ikan. Dalam prosesnya, cangkulnya tak sengaja membentur batu tak diduga ternyata bongkahan candi.

Temuan itu sudah dilaporkan ke dinas terkait tapi belum ditindaklanjuti karena keterbatasan anggaran yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Pemerintah desa akhirnya kebingungan untuk melanjutkan penggalian sebab tak ada dana.

Selain masalah biaya, ternyata warga diliputi rasa takut pada cerita mistis yang sudah turun temurun tentang makhluk halus yang menjadi penghuni candi.


Penemuan artefak kuno Gendungan, Kalibening, Dukun, Kabupaten Magelang, Selasa (10/5/2016)

Mitos itu makin menguat setelah sempat ada sejumlah warga bahu membahu mengangkat batu berbentuk lesung, tapi entah kebetulan atau tidak setelah pulang ke rumah mereka terserang demam.

Setelah kejadian itu, sebagian warga tak mau ikut melakukan pengalian artefak kuno itu.

KISAH lengkapnya baca: Candi Temuan Warga Magelang Benar-benar Angker! Ada Lima Makhluk Halus, Ini Penampakannya

Kepala Dusun Bendungan, Muhammad Solikin, mengatakan sudah mendapat jawaban dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

"Dinas baru bisa menganggarkannya pada anggaran 2017-2018 dan itu kami rasa terlalu lama, karena sebagian batu candinya saat ini terendam di dalam air, yang kami takutkan akan terjadi kerusakan kalau didiamkan terlalu lama," kata Solikin. (tribunjogja.com)

Penulis: aka
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved