Beginilah Jalan Hidup Sosok Si Penakluk Vampire Ini

Dia adalah Lam Ching Ying, pria kelahiran Hong Kong, 27 Desember 1952 yang sering berperan sebagai pembunuh vampir

Penulis: say | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Lam Ching Ying, aktor Hongkong 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi Anda penggemar film vampir sekitar tahun 1990-an, sosok pria berkumis yang sering berperan sebagai penakluk vampir ini pasti sudah tidak asing lagi. Wajahnya sering kali muncul di layar kaca pada masa-masa itu.

Dia adalah Lam Ching Ying, pria kelahiran Hong Kong, 27 Desember 1952 yang sering berperan sebagai pembunuh vampir. Konflik dalam film terasa aman terkendali bila sosok Lam sudah muncul.

Ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Ayah Lam mengirimnya untuk belajar ke sekolah drama agar dapat belajar gaya Opera Peking di bawah bimbingan Madame Fan Fok Fa.

Ia belajar di sana selama lima tahun. Pada usia ke-17, Lam menjadi koreografer stuntman di studio Shaw Brothers.

Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan rumah produksi Bruce Lee dan memiliki peran pendukung. Bruce Lee terkesan dengannya sehingga menjadikan Lam sebagai asisten pribadi dan koreografi.

Setelah Lee meninggal, Lam bergabung dengan kru Hung dan mulai memiliki peran utama di sejumlah judul film.

Pada tahun 1982, ia membintangi serial film Hong Kong klasik berjudul The Prodigal Son. Kemudian pada tahun 1985, ia bermain di film Mr Vampire, yang kemudian dibuat sekuel sampai kelima.

Melalui film inilah nama Lam semakin melejit karena kepiwaiannya dalam berakting dan memainkan jurus-jurus silat. Ia pun mengajarkan seni bela dirinya itu kepada ratu kecantikan Michele Yeoh, untuk tampil di Crouching Tiger.

Pada pertengahan tahun 1997, aktor berbakat ini didiagnosis dengan kanker hati. Menghadapi penyakit yang tak mudah itu, ia tetap saja diam tidak memberi tahu teman-temannya.

Beberapa bulan setelahnya, tepatnya pada November 1997, Lam meninggal dunia di usia 45 tahun. Jenazahnya diusung oleh aktor Sammo Hung dan Jackie Chan. Sesuai permintaan terakhirnya, abu jasad Lam diterbangkan ke Amerika Serikat, untuk dimakamkan bersama kacamata hitam favoritnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved