600 Seniman Jathilan di Sleman Bakal Pentas 24 Jam
Pentas Njathil 24 jam ini semuanya dilakukan oleh kelompok jathilan putri yang dimulai Sabtu 21 Mei 2016 Jam 12.00 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke 100 Kabupaten Sleman, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman akan menggelar Pentas “Njathil 24 Jam”, yang berlangsung pada 21-22 Mei 2016 di Halaman Parkir Sindu Kusuma Edupark Jl. Jambon Sinduadi Mlati Sleman. Pentas Njathil 24 jam ini semuanya dilakukan oleh kelompok jathilan putri yang dimulai Sabtu 21 Mei 2016 Jam 12.00 WIB hingga Minggu 22 Mei 2016 Jam 19.00 WIB.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman AA Ayu Laksmidewi, Selasa (17/5/2016) menjelaskan penyelenggaraan pentas jathilan 24 jam tersebut dimaksudkan sebagai ajang eksibisi, ekspresi dan apresiasi seni kerakyatan jathilan. Serta untuk memberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok jathilan melakukan pementasan di depan publik secara luas. Harapannya mereka akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk dapat tampil dan disaksikan oleh masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut akan ditampilkan 17 kelompok jathilan secara bergantian dengan peserta masing-masing kurang lebih 35 orang seniman per kelompok. Dengan demikian setidaknya 600an seniman jathilan akan menampilkan kebolehannya dihadapan masyarakat luas.
Selain itu upaya ini juga dimaksudkan untuk melakukan regenerasi seniman dengan persyaratan diikuti oleh seniman yang berusia dibawah 35 tahun. Dengan demikian diharapkan kesenian jathilan yang merupakan asset kesenian rakyat akan dapat diuri-uri dan dilestarikan oleh generasi muda.
Adapun jadwal pementasan Jathilan 24 Jam tersebut meliputi Sabtu, 21 Mei 2016 mulai pukul 12.00 WIB akan dipentaskan 8 (delapan) kelompok jathilan, yaitu Kudo Wiromo dari Berbah, Turonggo Budaya Rukun dari Kalasan, Kridha Turonggo Budaya dari Cangkringan, Tirta Manunggal dari Seyegan, Turangga Budaya dan Panca Wisesa dari Godean, dan Laras Giri Seta dan Gamping.
Sedangkan Minggu 22 Mei 2016 mulai jam 08.00 WIB akan dipentaskan Turonggo Macho Budaya dari Prambanan, Kuda Taruna dari Ngemplak, Sadar Budaya dari Minggir, Sekar Gadung dari Turi, Beksa Putra Seta dari Moyudan, Ngesti Turangga Budaya dari Godean, Turangga Mudho Budaya dari Kecamatan Sleman, Asmara dari Ngaglik. Sebagai pentutup rangkaian jathilan 24 jam tersebut akan dipentaskan hingga jam 19.00 WIB dengan Kesenian Angguk. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jathilan_1904_20150419_155044.jpg)