Gambar 3D Pertama Tunjukkan Ruangan Tersembunyi di Dalam Piramida Mesir

Ahli berhasil membuat gambar 3D bagian dalam Piramida Bent, sekitar 25 mil selatan Kairo.

Tayang:
Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
Sciencealert.com
Bent Pyramid Mesir 

TRIBUNJOGJA.COM - Piramida di Mesir yang sudah berusia ribuan tahun masih menyimpan banyak misteri. Baru-baru ini, para peneliti menemukan terowongan tersembunyi di dalam makam raja-raja Mesir kuno itu.

Ahli berhasil membuat gambar 3D bagian dalam Piramida Bent, sekitar 25 mil selatan Kairo.

Mereka menggunakan sinar kosmik yang akan diserap atau membelok jika bertemu benda keras, sehingga dapat menunjukkan struktur internalnya.

Dari gambar tersebut, jelas terlihat ada ruang kedua di dalam piramida Bent. Untuk diketahui, piramida ini merupakan yang paling awal dibangun di masa kepemimpinan Firaun Sneferu.

Itu terletak di kerajaan nekropolis Dahshur. Menurut pimpinan Heritage Innovation Preservation Institute, Mehdi Tayoubi, pebuah pelat dipasang dalam piramida untuk mengumpulkan data partikel radiografi yang disebut sebagai 'muon'.

Berdasarkan penelitian dengan cara tersebut, ahli menemukan bila piramida itu memiliki dua pintu masuk yang mengarah pada dua ruang pemakaman.

Anggapan selama ini meyakini bila Firaun Sneferu dimakamkan di salah satu ruang tersembunyi.

Namun ternyata, itu tidak terbukti berdasarkan hasil scan terbaru. Tidak hanya bagaimana bentuk dalam piramida, ahli juga dapat memperkirakan bagaimana pembangunannya.

"Ruang kedua terletak di ketinggian 60 kaki, di bawah salah satu pelat yang dipasang. Namun terkait pembangunan piramida, tidak ada satu teori pun yang 100 persen terverifikasi. Semua hipotesis," ungkap Mehdi seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (6/5/2016).

Setelah ini, para ahli akan melakukan pmemindaian dengan analisis muon di piramida Khufu atau Cheops yang berusia sekitar 4.500 tahun.

Bila menemukan satu ruang kosong satu meter persegi pun, itu akan menjadi pertanyaan baru dalam membangun hipotesis.

Selain menggunakan analisis muon, tim juga akan menggunakan scan 3D inframerah dan laser untuk mempelajari dua piramida di Giza dan dua di Dashur.

Adapun piramida Khufu juga dikenal sebagai Great piramida Giza, dibangun putra Snenfru yang merupakan pendiri dinasti keempat (2575-2465 SM). Proyek pemindaian piramida diperkirakan akan berlangsung sampai akhir tahun ini.

Dengan menggunakan teknologi terbaru itu, ahli berharap dapat menemukan makam Ratu Nefertiti yang kemungkinan berada di makam Raja Tutankhanum, di Lembah Raja-raja Luxor. Selama ini, mumi ratu tersebut belum dapat ditemukan.

Nicholas Reeves, seorang arkeolog Inggris meyakini adanya satu pintu di lokasi pemakaman Tutankhamun yang menyembunyikan makam Nefertiti.

Menurutnya, beberapa fitur di makam Tutankhanum terlihat tidak alami.

Beberapa di antaranya terlihat seperti garis lurus dengan sudut 90 derajat ke bawah. Dinding juga diplester yang dapat menyembunyikan dua pintu, salah satunya mungkin mengarah ke makam Nefertiti.

Reeves juga mengatakan bila desain makam dibangun untuk ratu, bukan raja. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved