Selain Mahasiswa Tebas Leher Dosen di Sumatera, Ini Tujuh Kasus Siswa Bunuh Gurunya Sendiri

Selain pembunuhan yang dilalukan oleh Roymando, masih ada sejumlah pembunuhan tragis yang dilakukan murid terhadap gurunya.

Tayang:
Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya, terjadi sebuah peristiwa tragis yang mencederai dunia pendidikan di Indonesia.

Seorang dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tewas di tangan mahasiswanya sendiri.

Pelakunya adalah Roymando Sah Siregar merupakan mahasiswa semester VI Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UMSU. Ia tega menebas leher dosennya, Nuraini diduga karena kesal soal skripsi.

Kasus ini menjadi perhatian khalayak luas. Selain pembunuhan yang dilalukan oleh Roymando, masih ada sejumlah pembunuhan tragis yang dilakukan murid terhadap gurunya.

Berikut ulasannya.

1. Philip Chism Perkosa dan Bunuh Guru Matematika

Saat melakukan kejahatannya, usia Philip Chism baru 14 tahun. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat dalam waktu 40 tahun.

Peristiwa tragis itu terjadi pada bulan Desember 2013 di SMA Danvers. Ia mengikuti guru matematika, Colleen Ritzer (24) ke kamar mandi sekolah.

Colleen sempat menoleh dan tersenyum pada Philip. Namun, bocah itu justru mencekik, menikam setidaknya 16 kali dan memperkosa gurunya.

2. Tikam Guru Setelah Telepon Genggam Dirampas

Insiden mengerikan ini terjadi di sebuah sekolah di Fuzhou, selatan Provinsi Jiangxi, China pada tahun 2013. Awalnya, pelaku yang diketahui bernama Lei ketahuan oleh gurunya, Sun Wakang tengah asyik bermain telepon genggam saat pelajaran kimia.

Keesokan harinya, Lei langsung pergi ke kelas di mana gurunya sedang mengejar. Saat itu, Sun Wakang sedang duduk menyiapkan pelajaran.

Tiba-tiba, Lei menyerangnya dari belakang. Seketika murid-murid lain lari berhamburan ke luar karena takut.

Guru itu tewas sebelum ambulans datang. Peristiwa menyedihkan ini terjadi hanya empat hari setelah peringatan Hari Guru di China.

3. Ann Maguire Dibunuh Secara Brutal

Will Cornick masih berusia 16 tahun saat menusuk Ann Maguire, guru sekaligus kepala sekolah di tempatnya belajar. Ia mengaku sudah merencanakan serangan itu beberapa bulan sebelumnya.

Saat kejadian pada bulan April 2014, Ann sedang memeriksa pekerjaan murid lain. Dengan tenang Will mengikuti gurunya dari belakang lalu langsung menikam di bagan leher dan punggung.

Perempuan 61 tahun itu berusaha melarikan diri tetapi terus dikejar Will. Ia pun tewas setelah diserang di hadapan puluhan muridnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di Corpus Christi Catholic College, Inggris utara. Sebagaimana dikutip dari The Telegraph, Will sempat mengedipkan mata pada teman-temannya yang lain saat akan beraksi.

Setelah melakukan perbuatan itu, ekspresi wajahnya biasa saja seolah tak terjadi sesuatu.

4. Guru di India Ditikam di Depan Kelas

Seorang siswa kelas 9 di sebuah sekolah swasta di India menusuk gurunya hingga tewas saat mengajar di depan kelas. Diduga, murid itu tak senang dengan Uma Maheshwari (39) yang secara teratur melaporkan prestasi akademis siswa pada orang tua.

5. Murid di Irak Tembak Gurunya

Beyar al-Talabani menembak gurunya, Jeremiah Small di wilayah Kurdish, Irak pada bulan Maret 2012. Awalnya, mereka berdebat mengenai suatu hal.

Entah kenapa, perdebatan itu berakhir dengan penembakan. Setelah menembak gurunya yang berasal dari Amerika, Beyar kemudian menembak dirinya sendiri, tetapi masih dapat diselamatkan.

6. Mahasiswa Nigeria Tembak Dosen

Seorang mahasiswa tingkat akhir di Universitas Calabar, Nigeria ditangkap karena terlibat dalam penembakan dosen bernama Dr Godwin Iwatt. Ia melakukan itu diduga karena kesal, sang dosen tidak membebaskan sejumlah tugas yang masih harus ia kerjakan.

Ini menyebabkan pelaku tidak dapat mengikuti seleksi layanan pemuda nasional. Meskipun menyangkal telah melakukan penembakan yang berujung kematian, tetapi bukti-bukti mengarah padanya.

7. Habisi Guru karena Dilecehkan

Pelajar berusia 17 tahun dari SMAN 8 Banjarmasin membunuh gurunya karena kesal telah dilecehkan. Saat dilecehkan, remaja itu melihat tali lalu mengikatkannya ke leher korban. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved