Gerindra Incar Jabatan Walikota

Sejumlah Partai Politik di Yogyakarta makin mematangkan langkah politik dengan menjajaki mitra koalisi.

Penulis: mrf | Editor: oda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Batas pendaftaran Calon Walikota (Cawali) dan Calon Wakil Walikota (Cawawali) Yogyakarta di KPU DIY makin dekat.

Sejumlah Partai Politik (Parpol) di Yogyakarta makin mematangkan langkah politik dengan menjajaki mitra koalisi.

Ketua Tim Penjaringan Cawali Gerindra Yogyakarta, Hariyanto mengungkapkan sejauh ini, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan PAN dan PKS.

Menengok kursi Gerindra di DPRD Kota Yogyakarta tak mencukupi untuk mengajukan Cawali tanpa melakukan koalisi.

“Ada 40 kursi di DPRD Kota Yogyakarta. Syarat mengajukan calon kan minimal 20 persen dari total kursi di DPRD, atau 8 kursi. Gerindra di DPRD cuma punya 5 kursi,” ujar Hariyanto di DPRD DIY, Jumat (22/4/2016).

Dia menambahkan, syarat utama untuk berkoalisi dengan partainya yakni harus bersedia menempatkan figur dari Gerindra sebagai Cawali.

Sebab Gerindra di Yogyakarta memiliki modal politik yang cukup memadai. Menengok kursi yang diperoleh di DPRD Kota Yogyakarta tergolong banyak.

“Wakil Ketua II DPRD Yogyakarta, Ririk Banowati juga dari Gerindra. Kami memiliki bargaining position yang kuat untuk meminta posisi Cawali,” sambungnya.

Dijelaskan Hariyanto, penjaringan terbuka Cawali Partai Gerindra segera ditutup. Hingga kemarin (22/4/2016), sebanyak 3 orang telah mengambil formulir pendaftaran, namun belum mengembalikan.

Dia mengatakan, proses seleksi penjaringan Cawali Gerindra dimulai pada Mei 2016.

Adapun tiga calon yang telah mengambil formulir yakni menantu Gubernur DIY, KPH Wironegoro; Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti; dan akademisi UGM.

Dikarenakan tiga orang tersebut hingga kini belum menyerahkan berkas persyaratan, pihaknya telah merencanakan langkah antisipasi.

“Kalau tidak ada yang menyerahkan, kami akan mengusung tokoh muda non partisan yang kami rasa memiliki jaringan yang kuat,” ucap dia.

Tenaga Ahli Fraksi Gerindra DPRD DIY, Anang Saptoni menegaskan, figur yang memenangkan penjaringan terbuka Gerindra akan pasti diusung sebagai Cawali, bukan Cawawali.

Dia pun mengatakan, pihaknya membuka kesempatan ke semua Parpol untuk melakukan koalisi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved