Ini Dia Proses Pembuatan Cilok Gajahan Alun-Alun Jogja yang Super Pedas Itu
Selain tepung tapioka, bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat cilok adalah tepung terigu, beberapa bumbu rempah seperti bawang merah.
Penulis: hrd | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cilok, jajanan bulat nan kenyal tentu sudah banyak dikenal orang. Camilan yang berasal dari Jawa Barat ini begitu mudah ditemukan hampir di setiap kota besar di Indonesia, tak terkecuali Yogyakarta.
Di kota pelajar ini, mulai dari sekolah, pusat keramaian, dapat anda temukan orang yang berjualan cilok. Tetapi ada satu cilok di Yogyakarta yang sangat terkenal, yakni cilok Gajahan.
Menempati salah satu sudut di kawasan Alun-Alun Selatan Yogyakarta yang dikenal dengan nama area Gajahan (karena dulu adalah bekas kandang gajah milik keraton Yogyakarta) cilok ini selalu ramai dikerubuti pembeli.
Saking ramainya, hanya butuh waktu dua jam untuk cilok ini habis terjual.
Selain tepung tapioka, bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat cilok adalah tepung terigu, beberapa bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih. Selain itu ada juga daging sapi yang menjadi isian cilok.
Karena produksinya sudah besar, saat ini untuk mengaduk semua bahan baku sudah menggunakan mesin.
Cilok yang sudah dibentuk langsung direbus kurang lebih 5 menit, kemudian diangkat dan ditiriskan. Cilok-cilok tersebut akan dikukus lagi sebelum dijual ke para pelanggan.
Tertarik dengan proses pembuatan Cilok? Saksikan video di bawah ini. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cilok_4_20160420_180409.jpg)