Agenda Jogja
Casster Gabungkan Gaya Realis dan Musik Kesenian Tradisi
Pentas mandiri kali ini berjudul 'Anjing-anjing Menyerbu Kuburan' karya Puthut Buchori Alimarsono adaptasi cerpen Kuntowijoyo
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Teater SMAN 1 Wates Casello Studi Sinema dan Teater (Casster) akan kembali mengadakan pentas mandiri pada Sabtu (16/4/2016) di Balai Desa Wates.
Pentas mandiri kali ini berjudul 'Anjing-anjing Menyerbu Kuburan' karya Puthut Buchori Alimarsono adaptasi cerpen Kuntowijoyo akan dipentaskan dengan gaya realis.
Muhammad Shodiq sebagai Art Director menjelaskan bahwa ini pertama kalinya Casster mengangkat pertunjukan dengan gaya realis dan menggabungkan musik kesenian tradisi.
Pentas yang melibatkan kurang lebih 50 anggota CASSTER ini memilih naskah 'Anjing-anjing Menyerbu Kuburan' karena di dalam cerita tersebut mengandung amanat tentang potret religiusitas orang-orang pinggiran yang sulit merubah nasibnya.
Penggarapan pementasan dimulai sejak bulan Februari diawali dengan reading kemudian dilanjutkan dengan casting. Pemain 'Anjing-anjing Menyerbu Kuburan' dalam pementasan ini tidak terpaku kepada naskah, karena banyaknya orang yang terlibat.
Untuk mengadakan pentas, para pemain melakukan latihan sebanyak dua kali dalam seminggu. Proses dilakukan peradegan dalam setiap babak. Dalam pementasan, pemain dibagi menjadi dua tim, yaitu tim warga dan tim anjing sebagai elemen yang penting dalam cerita dalam pementasan.
Pentas mandiri berjudul 'Anjing-anjing Menyerbu Kuburan' diadakan untuk mengenang karya-karya dari Almarhum Puthut Buchori sebagai seorang tokoh pioner di perteateran Kulonprogo.
Puthut Buchori semasa hidupnya juga berperan penting dalam organisasi Casster, beliau merupakan pelatih dari organisasi ini.
Selain itu, tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai usaha untuk menguatkan nilai-nilai multikulturalisme di tingkat pelajar melalui pertunjukan dan proses penggarapan teater. (*)