Ujian Nasional
UN Susulan Diampu Tiap Pokja
Sebanyak lima siswa di Kabupaten Sleman dijadwalkan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak lima siswa di Kabupaten Sleman dijadwalkan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan.
Pelaksanaan UN susulan tersebut diampu oleh masing-masing kelompok kerja (pokja) yang membawahi sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman, Arif Haryono mengatakan pelaksanaan UN susulan disesuaikan dengan tiap kategori, baik Paper Based Test (PBT) maupun Computer Based Test (CBT).
Hal tersebut dilakukan agar kompetensi siswa terukur sesuai dengan penyelenggaraan UN di masing-masing sekolah.
“Bagi siswa sekolah penyelenggaran UN PBT, maka susulannya juga disesuaikan. Demikian pula dengan siswa di sekolah penyelenggara UN CBT atau UNBK (UN Berbasis Komputer),” katanya, Jumat (8/4/2016).
Adapun siswa yang mengikuti UN susulan antara lain berasal dari SMK YPPN, SMAN 1 Mlati, dan SMAN Depok untuk UN PBT.
Sedangkan peserta UNBK susulan berasal dari SMKN 1 Depok dan SMK Muhammadiyah 1 Moyudan.
Untuk pelaksanaannya, siswa SMK YPPN akan mengikuti UN susulan di SMK Muhammadiyah Mlati yang merupakan pokja wilayah tersebut, untuk siswa SMAN 1 Mlati dan SMAN Depok akan mengikuti UN susulan di masing-masing sekolah lantaran sekolah tersebut ditunjuk sebagai pokja.
Sedangkan UN susulan bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Moyudan akan digelar di SMKN Seyegan dan SMKN 1 Depok di SMKN 2 Depok yang merupakan pokja tingkat SMK di wilayah tersebut.
“Terkait pelaksanannya, UN PBT susulan untuk tingkat SMA akan digelar pada 11 sampai 13 April dan SMK tanggal 11 sampai 14 April. Sementara UNBK susulan, untuk tingkat SMA digelar pada 18 sampai dengan 20 April sedangkan untuk tingkat SMK pelaksanannya sama dengan UN PBT SMK,” terangnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suasana-sekolah_20160404_113104.jpg)