Ada Mal di Bantul? Ini Kata Bupati Suharsono
Selain memiliki wacana membuka investasi bagi pembangunan hotel berbintang di kawasan pantai selatan, wacana mendirikan mal kini juga tengah dikaji
Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Selain memiliki wacana membuka investasi bagi pembangunan hotel berbintang di kawasan pantai selatan, wacana mendirikan mal kini juga tengah dikaji pemerintahan baru di Bantul.
Bupati Bantul Suharsono mengungkapkan memiliki gagasan di awal kepemimpinannya ini agar pusat perbelanjaan berjenis mal bisa ada di Bantul jika memang regulasi dan lahannya memungkinkan.
"Baru wacana, di musrenbang baru saya suruh untuk didiskusikan untuk mengkaji aturannya," ujarnya akhir pekan lalu.
Harsono sendiri sudah memiliki gambaran rencana lokasi yang bisa dibangun mal yang berada dekat dengan perbatasan antara Bantul dan Kota Yogyakarta.
Misalnya di sebuah lahan bekas sebuah sekolah tinggi di Jalan Parangtritis, Sewon yang menganggur.
Harsono meyakinkan gagasan untuk membuka peluang dibangunnya mal di Bantul tersebut tidak akan menyaingi pedagang kecil dan pasar tradisional yang ada di Bantul.
Karena lokasinya berada di sekitar perbatasan dengan kota dan jauh dari pasar.
Selain itu, pertimbangan utama gagasan tersebut menurutnya juga untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Bantul, diharapkan adanya mal akan membuat warga Bantul lebih memilih berbelanja di daerahnya sendiri, dan tidak perlu ke luar daerah jika ingin ke mal.
"Biar perputaran uangnya tetap di Bantul dan tenaga kerja juga mengambil dari Bantul," ungkapnya.
Meski begitu, berbeda dengan wacana pembangunan hotel berbintang di Pantai Selatan yang telah memiliki calon investor. Untuk rencana mall kali ini menurutnya masih belum ada investor yang ingin masuk. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bupati_dgf_20160318_223021.jpg)