Imam Priyono: Jalur Independen Nggak Ngaruh Buat Saya
Ia tak mempermasalahkan adanya calon kepala daerah yang diusung melalui jalur independen.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kandidat kuat petahana dari PDIP untuk Calon Wali Kota Yogyakarta Pilwali 2017 mendatang, Imam Priyono, mempersilakan masyarakat untuk mengusul jalur independen.
Ia tak mempermasalahkan adanya calon kepala daerah yang diusung melalui jalur independen.
"Ya itu hak mereka untuk mengusung. Siapa yang dicalonkan hak mereka, yang penting siapapun yang jadi wali kota adalah milik warga, jangan ada kepentingan di situ," ujar Imam, Selasa (22/3/2016).
Imam mengatakan, pihaknya optimis mampu meraih suara dalam Pilkada tahun 2017 mendatang. Bahkan ia menilai keberadaan jalur independen tidak ada pengaruh apapun pada pencalonannya.
Menurutnya, PDIP tempatnya berdiri mampu meraih capaian suara hampir 77.000 suara atau hampir 37% dari daftar pemilih pada Pilkada tahun lalu. Hal itulah jadi alasan kuat olehnya optimis meraih suara dari masyarakat kembali.
"Bagi saya tidak ada masalah, bahwa ada parpol ada yang independen. Nggak ada pengaruhnya apa-apa. Tapi kita persilakan, biar masyarakat yang menilai. Karena itu adalah hak masyarakat," ujarnya lagi.
Sedikitnya ada 30 nama yang berhasil dijaring oleh Jogja Independent, antara lain Garin Nugroho, Tedy Alamsyah, Lucy Laksita, Ahmad Syauqi Soeratno, Onny Febriananto, Mursidah Rambe serta Titok Haryanto.
Nama-nama tersebut digadang bakal maju menjadi calon independen yang akan meramaikan perhelatan Pilwali 2017 mendatang. (*)