Jangan Mengarahkan Sinar Laser ke Pesawat Terbang

Secara teknis hal tersebut tidak mengganggu atau merusak sistem pesawat terbang, namun sinar lases akan berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: oda
tribunjogja/santoari
Latihan terbang malam kembali digelar oleh jajaran Lanud Adisutjipto. Kali ini siswa yang berkesempatan melakukan latihan terbang malam adalah siswa dari Sekolah Penerbang Angkatan ke-89 Jurusan Tempur Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pihak TNI AU Lanud Adisutjipto memaparkan belakangan ini dunia penerbangan di Yogyakarta marak dengan gangguan terbang pada malam hari yang disebabkan sinar sejenis laser yang disinyalir berasal dari laser pointer.

Dalam istilah penerbangan gangguan sinar laser disebut juga dengan laser strike.

Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Bonang Bayuaji menjelaskan bahwa laser strike berasal dari daratan yang ditembakkan ke arah pesawat terbang yang melintas.

Secara teknis hal tersebut tidak mengganggu atau merusak sistem pesawat terbang, namun sinar lases akan sangat berbahaya dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan apabila ditembakkan langsung dan mengarah ke pilot.

Ia menambahkan bahwa intensitas cahaya laser yang langsung mengenai mata dapat mengakibatkan kebutaan sementara dan berakibat fatal terhadap keselamatan awak pesawat, penumpang dan orang lain di daratan.

Hal ini dinilai sangat berbahaya bagi penerbangan, terlebih pesawat yang melintas diatas kota Yogyakarta adalah pesawat-pesawat yang akan melaksanakan take off (lepas landas) atau landing (pendaratan) di Bandara Adisutjipto.

"Karena hampir tidak ada toleransi lagi bagi pilot untuk melakukan kesalahan pada saat terbang di ketinggian rendah tersebut. Gangguan laser strike termasuk faktor paling berbahaya bagi pilot dalam mengendalikan pesawatnya." jelasnya Kamis (17/3/2016).

Kolonel Pnb Bonang Bayu dalam kesempatan ini menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menggunakan laser pointer, terlebih digunakan ke hal-hal yang tidak sesuai fungsinya misalnya diarahkan ke pesawat terbang.

”Kepedulian kita semua dapat menyelamatkan orang lain”, tegasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved