Material Merapi Tersisa 20 Juta Meter Kubik
Memasuki masa pancaroba, masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai berhulu Merapi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memasuki masa pancaroba, masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai berhulu Merapi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, saat ini material vulkanik sisa erupsi masih mengancam.
Dari pemetaan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, terdapat sekitar 20 juta meter kubik material yang masih tertahan di hulu sungai-sungai Merapi.
Material tersebut dapat setiap saat terbawa arus sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi.
"Belum dapat diketahui apakah material tersebut akan turun atau tidak. Namun yang jelas, material ini masih ada," papar Kepala BPBD Sleman Julisetiono Dwi Wasito, Selasa (15/3/2016).
Menurutnya saat masa pancaroba ini, intensitas hujan cenderung meningkat. Dengan kondisi tersebut, potensi banjir lahar hujan di aliran sungai berhulu Merapi juga meningkat.
Terlebih tumpukan material berupa endapan yang dapat terkikis dan terbawa aliran hujan.
Selengkapnya simak di halaman 5 Tribun Jogja edisi Rabu (16/3/2016). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penampakan-puncak-merapi_20151207_223633.jpg)