REALTIME NEWS: 17 Mesin Pompa PDAM Terbakar

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibriyanto mengatakan kerusakan 17 pompa air di Sub Sistem Baron terjadi pada medio 2014 hingga 2015.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani mengaku 17 pompa air bersih di Sub Sistem Baron mengalami kerusakan akibat tidak stabilnya pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Untuk sementara waktu, kekurangan pasokan listrik dicukupi dari gardu induk Bantul dan Klaten.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibriyanto mengatakan kerusakan 17 pompa air di Sub Sistem Baron terjadi pada medio 2014 hingga 2015.

Hal itu terjadi karena pasokan listrik untuk operasional peralatan tidak stabil.

Peralatan mesin pompa air di Sub Sistem Baron sendiri membutuhkan daya sebesar 380 volt.

Selama ini kebutuhan listrik sebenarnya sudah dipenuhi sesuai dengan daya yang dibutuhkan, namun dayanya tidak stabil sehingga menyebabkan mesin pompa terbakar.

Akibat kerusakan pompa air tersebut, pasokan air bersih di lima kecamatan yang meliputi Tanjungsari, Saptosari, Paliyan, Panggang sebagian Tepus sedikit terkendala sejak akhir Februari lalu.

" Pelanggan yang di suplai dari Sub Sistem Baron ada 10.600 pelanggan. Kalau jumlah jiwanya ada sekitar 50 ribu jiwa," katanya saat ditemui di Pemkab Gunungkidul, Senin (14/3/2016).

Dia menjelaskan, untuk mengatasi masalah kerusakan pompa air yang sering terjadi selama ini hanya bisa dilakukan dengan menambah daya.

PDAM sendiri sudah berkoordinasi dengan PLN Rayon Wonosari untuk menambah daya di gardu induk Semanu.

Saat ini proses peningkatan daya pun sudah mulai dilaksanakan.

Diperkirakan, penggantian trafo di gardu induk Semanu akan selesai dilaksanakan pada akhir bulan ini. Setelah itu diharapkan pasokan listrik bisa normal dan lebih stabil sehingga peralatan tidak mudah rusak lagi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved