Peluang Kerja Bidang Medis Terbuka Lebar
Minat yang tinggi pada prodi gizi dan kesehatan juga dipicu oleh kemudahan lulusannya untuk mendapatkan pekerjaan.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Selama tiga tahun berturut-turut, program studi (prodi) Gizi dan Kesehatan berhasil menduduki urutan tiga teratas prodi yang paling banyak peminat di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Hal tersebut ditanggapi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof dr Iwan Dwiprahasto MMedSc PhD.
"Kita bisa lihat kebutuhan ahli gizi di klinik, rumah sakit, dan tempat pelayanan kesehatan yang lain masih sangat tinggi, dan tidak akan tercukupi dalam jangka waktu dekat ini," terangnya ketika dihubungi Tribun Jogja, Minggu (13/3/2016).
Selain itu, minat yang tinggi pada prodi gizi dan kesehatan, imbuh Iwan, juga dipicu oleh kemudahan lulusannya untuk mendapatkan pekerjaan.
Berbeda dengan bidang pekerjaan lain yang membutuhkan kompetisi yang ketat untuk bekerja di pemerintahan, perbankan, dan sebagainya.
Sementara itu, Fakultas Kedokteran yang menaungi Prodi Gizi dan Kesehatan, Pendidikan Dokter, dan Ilmu keperawatan, memiliki keunggulan di bidang inovasi.
Hal tersebut membuat Prodi Gizi dan Kesehatan, memiliki nilai lebih di mata calon mahasiswa yang berlomba-lomba untuk bisa masuk ke sana.
"Di bidang pendidikan kesehatan, UGM menjadi kampus yang paling banyak melakukan inovasi. Contohnya adalah E-Learning, yang awalnya hanya diterapkan di UGM, namun lama-lama diikuti oleh perguruan tinggi lain di Indonesia," imbuh Iwan.
Adanya rumah sakit pendidikan UGM yakni RSUP Dr Sardjito dan RS UGM, serta rumah sakit jejaring yang tersebar di Jawa dan luar pulau, menjadi nilai tambah Prodi Gizi dan Kesehatan UGM. (tribunjogja.com)