Hasil Studi, Ternyata Orang Narsis Lebih Banyak Disukai di Facebook
Profesor psikologi dari Brunel University di London, Tara C Marshall melakukan studi terhadap 555 pengguna Facebook.
Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Apa yang ditulis seseorang di media sosial menjadi cerminan kepribadian pemiliknya. Dari hasil studi yang dilakukan belum lama ini, orang dengan kepribadian narsis memiliki kecenderungan di-like banyak orang.
Profesor psikologi dari Brunel University di London, Tara C Marshall melakukan studi terhadap 555 pengguna Facebook.
Ia ingin mengukur lima ciri kepribadian yakni ekstroversi, neurotisisme, keterbukaan, keramahan dan hati nurani.
Selain lima ciri tersebut, Marshall juga ingin mengukur harga diri dan narsisme. Ia kemudian membandingkan hasil survei peserta dengan data update status mereka.
Seperti dikutip dari bigthink.com, Senin (14/3/2016), penilitian ini menemukan sejumlah tren pengguna Facebook. Para peneliti mencatat bahwa orang-orang yang tak memiliki gengsi begitu tinggi membuat status tentang romantisme dengan pasangan saat ini.
Sedangkan mereka yang narsis banyak memposting tentang prestasi. Yang lebih mencengangkan, orang-orang narsis justru memperoleh banyak like dan komentar dibanding yang tidak.
Namun menurut Marshall, bukan berarti pengguna Facebook yang menyukai maupun memberikan komentar itu benar-benar suka dengan orang tersebut. Bisa saja mereka hanya mengibur temannya daripada harus menciptakan topik yang mengganggu.
Banyak sedikitnya orang yang merespon status ini akan berpengaruh pada kepercayaan diri seseorang di media sosial.
Guru sosial media Guy Kawasaki beberapa bulan lalu menjejaskan, pengguna Facebook yang sadar postingannya tidak terlihat oleh pengikut dan teman-teman akan berakibat pada hilangnya kepercayaan terhadap komunitasnya. (*)