Jelang Pilkada 2017, Nama Hasto Menguat di 12 PAC

Meski DPC PDIP telah mengantongi sebelas nama yang terjaring, partai berlambang banteng ini juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai lain.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sekretaris DPC PDIP Kulonprogo, Istana, mengatakan tahapan untuk mengerucutkan nama bakal calon maju pilkada 2017 masih panjang.

Meski DPC PDIP telah mengantongi sebelas nama yang terjaring, partai berlambang banteng ini juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai dan nama lain.

Sebenarnya dalam penjaringan di tingkat PAC PDIP sudah muncul dua nama dengan dukungan terbanyak.

Di antara sebelas nama yang muncul, Bupati Hasto Wardoyo dan Sekretaris Gapensi Kulonprogo, Novida Kartika Hadi, diusulkan 12 atau seluruh PAC.

Istana mengatakan saat ini penjaringan masih berlangsung. Jika di tingkat PAC penjaringan berakhir pada 7 Maret lalu, di tingkat DPC baru akan ditutup pada 26 Maret 2016.

"Nama-nama di luar kader PDIP yang muncul di penjaringan tingkat PAC bisa juga embrio arah koalisi. Tapi masih jauh," kata Istana.

Dia mengakui DPC PDIP juga melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain. Namun hal itu masih bersifat nonformal. Disebutkan, komunikasi nonformal dalam kerangka penjajakan itu dilakukan dengan PKS, Golkar, dan PKB. Meski begitu, dia menegaskan hal itu belum menentukan arah koalisi.

Adapun sebelas nama yang telah terjaring PAC selain Hasto dan Novida adalah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu.

Dia diusulkan sebagai bakal calon bupati dari enam PAC. Sementara tiga nama juga diusulkan bakal calon bupati, masing-masing satu PAC, adalah Ketua DPC PDIP Kulonprogo Sudarto, Ketua PAC Kokap Agus Widya Setiawan, dan istri Bupati Hasto Wardoyo yaitu Dwikisworo Setyo.

Usulan bakal calon wakil bupati dari PAC, selain Novida, adalah Bambang Wisnu yang diusulkan dua PAC, anggota DPRD Sleman Bambang Sigit Sulaksono, Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo Wiharso, dan Wakil Ketua DPRD Kulonprogo Ponimin yang masing-masing muncul di tiga PAC.

Satu lainnya, Ketua PAC Sentolo yang juga anggota DPRD Kulonprogo Yuliyantoro diusulkan satu PAC.

Meski menerima sebelas nama tersebut, Istana mengatakan tahapan untuk mengerucutkan nama calon yang akan diusung masih panjang.

Setelah tahap penjaringan, mulai Kamis (10/3/2016) ini DPC PDIP Kulonprogo membuka pengambilan formulir pendaftaran.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kulonprogo, Aris Syarifudin, mengatakan DPC telah mengirimkan surat undangan bagi nama-nama yang terjaring.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved