Sekda Astungkoro Masuk Penjaringan PDIP
Ada sejumlah nama di jajaran eksekutif atau birokrasi pemkab Kulonprogo yang masuk penjaringan bakal calon maju Pilkada Kulonprogo 2017 oleh PDIP
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sepanjang masa penjaringan bakal calon maju Pilkada Kulonprogo 2017 oleh PDIP, sejumlah nama di jajaran eksekutif atau birokrat di lingkungan Pemkab Kulonprogo santer dibicarakan.
Masa penjaringan itu dilakukan mulai dari anak ranting hingga tingkat PAC dan berakhir pada Senin (7/3/2016).
Selain Hasto Wardoyo yang kini masih menjadi bupati, jajaran birokrat seperti Sekda Kulonprogo RM Astungkoro juga disebut masuk penjaringan yang bakal diusung PDIP dalam Pilkada 2017.
Nama-nama yang terjaring selama masa penjaringan sejak 27 Februari - 7 Maret 2016 tersebut kemudian akan diserahkan ke PAC PDIP paling lambat Selasa (8/3/2016).
Selanjutnya, tingkat PAC akan merekap nama-nama hasil penjaringan untuk tahap berikutnya.
Ketua DPC PDIP Kulonprogo, Sudarto, mengatakan memang ada sejumlah nama di jajaran eksekutif atau birokrasi pemkab Kulonprogo yang masuk penjaringan.
Selain itu, sejumlah pengusaha di Kulonprogo juga muncul dalam penjaringan tersebut.
"Sekda Astungkoro salah satu yang disebut di beberapa PAC. Setiap PAC kan juga berhak mengusulkan empat nama. Dua calon bupati dan dua calon wakil bupati," katanya.
Selain Sekda RM Astungkoro, disebutkan juga birokrat lainnya adalah asisten sekda I dan II Triyono maupun Arief Sudarmanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Yuriyanti, serta Kepala PU Sukoco.
Selain jajaran eksekutif, Dirut PDAM Jumantoro dan kalangan pengusaha Novida Kartika Hadhi yang kini aktif sebagai Sekretaris DPC Gapensi Kulonprogo juga disebut.
Sudarto mengatakan sebagian nama-nama tersebut hanya sementara. Menurutnya, hasil penjaringan lebih lengkap akan diketahui jika sudah pengambilan formulir pendaftaran hingga 17 Maret mendatang.
"Lebih detail lagi kalau sudah pengembalian formulir pada 26 Maret," katanya.
Sementara ini, penjaringan tersebut memang masih bersifat internal partai. Secara gamblang, pemilik nama-nama yang disebut selama masa penjaringan itu belum resmi mendapat pemberitahuan dari pengurus partai.
Sekda Kulonprogo, RM Astungkoro, ketika dikonfirmasi pada Senin (7/3/2016) sore, mengatakan secara tegas tidak akan maju dalam pilkada 2017. Dia beralasan memiliki tugas banyak terkait kemajuan Kulonprogo dalam posisinya saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pdi-p_1004_20150410_142411.jpg)