Harga Gabah Kering Panen di Jateng Terpuruk

Harga jual terendah mencapai Rp 2.600 per kilogram (kg) di wilayah Tegal dan Demak.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Jawa Tengah menyebut harga gabah kering panen (GKP) di hampir seluruh wilayah Jateng sedang terpuruk.

Harga jual terendah mencapai Rp 2.600 per kilogram (kg) di wilayah Tegal dan Demak.

“Terpuruknya harga ini karena memang kondisi panen raya di berbagai daerah. Selaun itu penurunan harga gabah terjadi akibat merosotnya kualitas panen akibat pengaruh cuaca terendam air dan diterpa angin,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Jawa Tengah, Suryo Banendro, di sela-sela penanaman 9.000 bibit pohon durian di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jumat (4/3/2016).

Suryo menyebut, sejumlah daerah yang harga gabahnya merosot diantaranya di Kabupaten Blora, harga gabah kering mencapai Rp 2.800 per kg, di Sragen, Rp 3.200 per kg.

Di banyak daerah lainnya di Jawa Tengah, juga masih terdapat gabah yang ditawarkan dengan harga Rp 3.300 per kg hingga Rp 3.600 per kg.

Menurut Suryo, kisaran harga tersebut berada jauh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) GKP Rp 3.700 per kg. “Kondisi harga gabah yang paling rendah ini, terjadi di Kabupaten Demak dan Tegal, dengan harga Rp 2.600 per kg,” jelasnya.

Dengan adanya kondisi ini, dia meminta Perum Bulog untuk bisa menyerap beras hasil panen petani Jawa Tengah yang saat ini terpuruk di tengah kondisi panen raya di berbagai daerah. Menurut Suryo, diharapkan Bulog bisa menyerap sedikitnya satu juta gabah dari petani.

“Kami harapkan Bulog bisa menyerap sebanyak-banyaknya gabah kering ini. Sehingga, petani akan menjadi lebih terbantu,” katanya.

Dia menambahkan, luasan areal panen padi di Jawa Tengah, terdata mencapai 148.000 hektar pada bulan Februari lalu. Sementara itu, bulan Maret ini akan ada tambahan 382.000 hektar lagi. Produktivitas areal tanaman padi di Jawa Tengah berkisar 5,9 ton hingga 6 ton gabah kering giling (GKG).

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved