Badingah Meminta Perawatan Pasien Dipindahkan
Jumlah ruang perawatan di RSUD Wonosari memang cukup terbatas, terutama ruang perawatan untuk kelas 3.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNUNGKIDUL - Membludaknya jumlah pasien di ruang perawatan anak Bangsal Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Wonosari sehingga membuat pasien dirawat di selasar mendapatkan respon dari Bupati Gunungkidul, Badingah. Dia meminta pasien dirawat di ruangan lain yang masih kosong.
“Saya sudah minta pak sekda agara segera menghubungi rumah sakit. Kalau bisa pindahkan pasien yang dirawat di lorong ke ruang kelas 1,II atau VIP,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (24/2/2016).
Bupati yang dilantik pada 17 Februari tersebut mengungkapkan, jumlah ruang perawatan di RSUD Wonosari memang cukup terbatas, terutama ruang perawatan untuk kelas 3.
Namun demikian, jika memang masih memungkinkan untuk dirawat di ruangan lain, pihaknya berharap manajemen bisa memindahkannya.
Pemkab akan segera melakukan komunikasi dengan manajemen RSUD Wonosari untuk mencari alternatif ruang perawatan lain.
“Kita akan komunikasikan terlebih dahulu, jika memang ada ruang lain yang kosong, nanti kita minta pihak manajemen untuk memindahkannya,” jelasnya.
Kedepan, Badingah mengaku pemkab akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan yang ada di RSUD Wonosari.
Saat ini pemerintah tengah berusaha untuk memperluas wilayah rumah sakit sekaligus menaikan kelasnya dari kelas C ke kelas B.
Dengan peningkatan kelas tersebut, diharapkan nantinya pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal.
“Kita sudah minta semua SKPD termasuk rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semuanya harus siap bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik,” imbuhnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/perawatan-pasien_20160224_150951.jpg)