52 Pasien DBD Dirawat di RSUP Dr Sardjito Sepanjang 2016

Dari 52 pasien tersebut satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia pada Januari lalu.

Penulis: una | Editor: Muhammad Fatoni

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Demam Berdarah Dengue (DBD) telah banyak menjangkit warga DIY.

Setidaknya di salah satu rumah sakit sebesar RSUP Dr Sardjito, sudah ada 52 pasien DBD yang dirawat hingga Februari 2016 ini.

Dari 52 pasien tersebut satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia pada Januari lalu.

Pasien meninggal dunia tersebut diketahui seorang anak laki-laki berumur 6 tahun warga Margoluwih, Seyegan, Sleman.

Pada Januari 2016, setidaknya ada 25 pasien yang dirawat di Sardjito sebagai pasien DBD.

Sedangkan pada Februari ini, tercatat ada 27 pasien yang dirawat dan 19 diantaranya sudah diperbolehkan pulang.

"Muncul kasus terbanyak itu dari daerah Sleman, Bantul, lalu Kota. Kalau di Sleman, kasus yang muncul ada diKalasan, dan Depok. Lalu daerah Kota Yogyakarta, kasus terbanyak ada di Umbulharjo, dan Suryowijayan. Dan daerah-daerah ini sebenarnya merupakan daerah yang dikenal sebagai kantong-kantong DBD pada kasus-kasus lalu. Ini berarti kepedulian masyarakat kurang dalam memberantas DBD," ujar Trisno Heru Nugroho, Kahumas RSUP Dr Sardjito.

Data terakhir, masih ada 8 orang yang dirawat. Diketahui 5 pasien adalah anak-anak dan 3 pasien dewasa.

Dua dari 5 pasien anak tersebut masih dirawat di ICU. Dua anak tersebut, berusia 5 tahun warga Suryowijayan berstatus kritis dan anak berusia 6 tahun warga Kadipiro berstatus kritis teratasi. Keduanya diketahui berjenis kelamin perempuan.

Sedangkan dari pasien dewasanya, satu orang berumur 56 tahun yang merupakan mantan pasien kritis ICU yang sempat mengalami Dengue Shock Syndrome. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved