Mencicipi Gurihnya Mangut Belut Warung PWS

Belut dimasak dengan santan berwarna kuning yang kaya akan bumbu rempah.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM | Hamim Thohari
Warung Mangut Belut Dusun Klaci, Desa Margoluweh, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jika dilihat dari luar, tidak ada yang istimewa dengan warung makan ini. Terletak di Dusun Klaci, Desa Margoluweh, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, atau tepatnya di sisi utara stadion TGP, warung makan PWS sama seperti warung makan kebanyakan.

Ketika masuk ke warung makan ini, anda akan menemukan beragam sayur dan lauk khas masakan Jawa.

Gudeg, sayur lodeh, beragam jenis semur, dan beragam jenis lauk diletakan dalam wadah dan ditata rapi dibagian depan warung.

Dari sekian banyak pilihan menu, terdapat menu andalan yang banyak diburu orang, yakni mangut belut.

Diceritakan Nani, salah satu pegawai di warung makan PWS, menu-menu tersebut mampu menarik pelanggan sejak 40 tahun silam.

“Warung makan ini telah ada lebih dari 40 tahun yang lalu. Dan menu-menu yang disajikan sejak dulu ya seperti ini,” ungkapnya.


Tribun Jogja/Hamim Thohari

Sebagai menu andalan, Anda tidak boleh kelewatan mencicipi mangut belut saat berkunjung ke warung makan ini.

Seperti mangut pada umumnya, belut dimasak dengan santan berwarna kuning yang kaya akan bumbu rempah.

Kuah santannya cukup kental sehingga menghasilkan rasa yang benar-benar gurih. Yang juga spesial dari mangut belut di tempat ini adalah belut yang digunakan berukuran kecil.

Sehingga saat menyantapnya anda tidak perlu repot, karena bisa dinikmati langsung bersama tulang-tulangnya. Selain itu rasanya pun juga lebih gurih.

Mangut belut ini cocok dinikmati, bersama dengan menu lainnya seperti gudeg. Olahan berbahan dasar nangka muda racikan warung PWS ini adalah yang jenis basah.

Rasanya yang cenderung manis, cocok dengan rasa gurihnya mangut.


Tribun Jogja/Hamim Thohari

Sebenarnya setiap pembeli di warung makan yang buka sejak pagi hari ini bebas memilih menu yang disediakan, karena warung makan ini konsepnya prasmanan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved