Sop Bayam, Menu Spesial Sekaligus Andalan di Warung Makan Bu Lemu

Dengan menu tersebut, warung makan Bu Lemu mampu menarik pelanggan untuk kembali makan di sana sejak tahun 1945.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
Sop Bayam menu andalan Warung Makan Bu Lemu 

Rasa sop bayam semakin spesial dengan tambahan sambal kecap racikan warung makan Bu Lemu.

Sambal kecap tersebut berbeda dengan kebanyakan sambal kecap pada umumnya, karena cabai rawit dan bawang merahnya dikukus terlebih dahulu sebelum dihaluskan, dan kemudian dicampur dengan kecap manis.

Sop Bayam

“Untuk sopnya sendiri, bumbu yang digunakan sama dengan sop pada umumnya, yakni bawang merah, bawang putih, merica, dan pala. Tetapi yang membuat mantap adalah kaldu yang dihasilkan dari daging dan tulang sapi,” cerita Sri Muryati.

Selain sop bayam, saat ini warung yang setiap harinya buka dari jam 07.00 pagi hingga 17.00 tersebut juga menyediakan gulai jeroan kambing, nasi rames, pecel, beberapa sayur khas jawa, seperti lodeh, dan asem-asem.

Gulai Jeroan

Bahkan gulai racikan warung makan ini menjadi salah satu makanan favorit Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Diceritakan Sri Muryati, Wali kota Yogyakarta tersebut telah menjadi langganannya sejak Haryadi duduk di bangku kuliah.

Selain orang nomor satu di Kota Yogyakarta tersebut, Sri Mulyati mengatakan bahwa mantan ketua MPR RI Amien Rais dulu juga sering makan di sana.

Rumah makan Bu Lemu ini tepatnya berada di jalan Jenderal Sudirman, timur jembatan Gondolayu, atau berada di gang samping rumah makan padang Duta Minang.

Pada saat pertama kali berdiri, di kawasan jalan Jenderal Sudirman tersebut hanya terdapat dua buah rumah makan, yakni warung Bu Lemu dan sebuah warung makan yang saat ini sudah tidak ada.

Maka tak heran warung tersebut menjadi langganan banyak orang dan tak terkecuali para mahasiswa.

Warung Bu Lemu

“Saat ini banyak para pelanggan kami yang dulu kuliah di Yogyakarta datang ke sini bersama keluarga mereka, sekedar untuk bernostalgia,” ungkap Sri Muryati

Terkait dengan penamaan warung Bu Lemu, hal tersebut karena semua penjualnya, mulai dari Atmo Diwiryo hingga Sri Mulyati memiliki badan yang gemuk atau dalam bahasa Jawa disebut lemu.

Untuk masalah harga anda tidak usah khawatir, karena seporsi nasi sop bayam dapat dinikmati hanya dengan Rp. 11 ribu. Harga yang sama juga berlaku untuk seporsi nasi gulai. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved