Warga Eks Gafatar Dipersilahkan Ikut Transmigrasi

Pemerintah pusat sudah menentukan wilayah yang menjadi tujuan transmigrasi dan calon transmigran tidak dapat menentukan sendiri tujuan transmigrasi.

Penulis: ang | Editor: oda
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Penjabat Bupati Sleman, Gatot Saptadi (kanan) didampingi Kepala BPBD Sleman, Julisetiono Dwi Wasito menyambut kedatangan pengungsi eks Gafatar asal Kabupaten Sleman di Balatrans Yogyakarta, Selasa (2/2/2016). (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempersilahkan bagi warga eks Gafatar untuk mengikuti program transmigrasi yang dibuka oleh pemerintah.

Kendati demikian, bagi peminat tetap harus mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Sleman, Untoro Budiharjo mengatakan program transmigrasi terbuka untuk warga Sleman yang berminat, termasuk warga eks Gafatar.

Ia menegaskan tidak ada perbedaan bagi masyarakat yang mengikuti program tersebut.

“Akan diperlakukan sama. Semua prosedur harus ditempuh sehingga dapat dilihat layak tidaknya mengikuti transmigrasi,” katanya, Rabu (3/2/2016).

Menurutnya program tersebut diselenggarakan bukan lantaran muncul permasalahan sosial yang menimpa warga eks Gafatar. Namun program tersebut ditawarkan kepada masyarakat setiap tahunnya sesuai dengan program dari pemerintah pusat.

“Tidak ada hubungannya dengan permasalahan warga eks Gafatar. Yang jelas pemerintah memfasilitasi masyarakat yang berniat untuk mengikuti program transmigrasi,” ujarnya.

Dalam program tersebut, pemerintah pusat sudah menentukan wilayah yang menjadi tujuan transmigrasi dan calon transmigran tidak dapat menentukan sendiri tujuan transmigrasi.

Sebelum diberangkatkan, Untoro menjelaskan para calon transmigran akan mendapatkan pelatihan keterampilan yang dapat diterapkan di wilayah transmigrasi, di antaranya bertani.

“Calon transmigran hanya diberi penawaran sesuai dengan daerah transmigrasi yang sudah disediakan oleh pemerintah. Dan pelatihan yang mereka dapatkan akan disesuaikan dengan kondisi daerah tujuan transmigrasi,” ungkapnya menjelaskan. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved