Luapan Air Sungai Genangi Beberapa Kecamatan di Klaten
Meskipun demikian, warga yang menempati daerah itu belum ada yang mengungsi.
Penulis: pdg | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Padhang Pranoto
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hujan yang terjadi di Klaten mengakibatkan sejumlah sungai meluap hingga membanjiri kampung-kampung di wilayah Klaten bagian selatan.
Menurut penuturan relawan, air mulai naik sekitar pukul 17.30, di sekitar alur sungai Dengkeng di Desa Wiro yang ada di Kecamatan Bayat, Selasa (2/2/2016).
"Air mulai naik sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi," ujar relawan penanggulangan bencana Kecamatan Bayat, Agus Basuki, Selasa malam.
Menurutnya, sejak jam tersebut air mulai meninggi hingga pukul 21.00 WIB. Dikatakannya, di Desa Wiro ada tiga rumah dan satu kandang sapi milik warga yang terdampak. Ketiganya dikatakannya berada di alur sungai dengkeng.
"Ada tiga rumah dan satu kandang sapi, ketinggian berkisar 30 cm," imbuhnya.
Meskipun demikian, warga yang menempati daerah itu belum ada yang mengungsi.
Sementara itu Camat Bayat, Edy Purnomo, yang berada di lokasi, mengatakan ada sekitar lima desa di Bayat, yang terdampak luapa sungai.
"Di antaranya ada Desa Talang, Paseban, Wiro, Jonggrangan dan Kebon.
Menurutnya ketinggian bervariasi, antara 30 cm, hingga lebih kurang 90 cm, di Wiro Bayat. Namun demikian, warga sudah mengantisipasi dengan meninggikan rumah mereka sebelumnya.
Sedangkan, di Desa Kalikebo, Sajen, Bero, Brijo dan Karangpakel Kecamatan Trucuk juga terdampak luapan anak sungai Dengkeng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/klaten-banjir-2_20160202_193648.jpg)