Terjun ke Sepakbola Berkat Arahan Orangtua

Ketika menginjak bangku SMP, dia tak ragu untuk tetap meneruskan sepakbola, kala orang tuanya menyerahkan keputusan kepadanya.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: oda
tribunjogja/azkaramadhan
Candra Luckmana 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Remadhan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berbeda dengan pemain-pemain lain yang sudah menggandrungi sepak bola semenjak bocah, sosok bernama lengkap Candra Luckmana ini bahkan sama sekali tak memiliki keinginan untuk menggeluti sepak bola, layaknya anak-anak kecil seusianya.

Tentu cukup mengejutkan, mengingat dia memiliki bakat cemerlang. Adalah faktor kedua orangtuanya lah yang membuat dia terjun ke dunia sepak bola.

"Awalnya sih dari dorongan orang tua, mereka khawatir dengan pengaruh kurang baik dari lingkungan di sekitar rumah, makanya aku dimasukin ke SSB KKK, kalau tidak salah, saya masih kelas tiga SD waktu itu," kisah pemuda yang biasa disapa Candra ini.

Namun, karena semakin akrab dengan si kulit bundar, Candra pun semakin keranjingan memainkannya. Apalagi perjalanannya dibarengi juga dengan prestasi apik di usia muda.

Tak ayal, ketika menginjak bangku SMP, dia tak ragu untuk tetap meneruskan sepakbola, kala orang tuanya menyerahkan keputusan kepadanya.

Kemudian, sejak 2013 silam, Candra memutuskan untuk bergabung dengan salah satu klub lokal asal Sleman, BSA Tama Sidoarum, yang secara tidak langsung, turut serta dalam perkembangan karirnya di sepak bola.

"Karena kebetulan saya tinggal di desa Sidoarum, jadi ya bisa dibilang memperkuat klub desa sendiri," ujarnya.

Sudah terlanjur basah. Mungkin, begitu istilahnya. Setelah lama bergeliat di kancah pesepakbolaan lokal, Candra pada akhirnya membulatkan tekad untuk mencoba peruntungan hingga ke luar Yogyakarta.

Tak tanggung-tanggung, Candra berkelana guna bersaing dalam sebuah seleksi yang digelar Barito Putra U-21.

Sebuah saran dari mantan pelatihnya di KKK, Sansan Susanpur, yang kala itu menjadi pelatih fisik di Barito Putra, dia berangkat bersama lima pemain lain, yang berasal dari Sleman United.

"Ya, tahun 2015 lalu sempat ikut seleksi Barito Putra U-21 di Jakarta selama dua minggu, tapi sayang hasilnya belum maksimal," ungkapnya.

Satu kegagalan tampaknya tak membuat Candra dengan mudah patah arang. Toh, pada tahun 2015 kemarin, Candra juga sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang Porda XIII 2015 DIY, bersama tim sepak bola Sleman.

Bagaimana tidak, setelah tiga kali mengikuti gelaran Porda, untuk pertama kalinya dia sukses menyumbang emas.

Sebelumnya, pada multi sport event antar kabupaten dan kota se-DIY tersebut, Candra hanya mampu menorehkan medali perunggu pada 2011, serta medali perak pada 2013.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved