Kualitas Produk DIY Berdaya Saing Internasional
Dunia industri dan perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dunia industri dan perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Hal tersebut diutarakan Drs R Kadarmanta Baskara Aji, Pelaksana Tugas (Plt) Disperindagkop DIY.
"Kebetulan nanti, saat MEA sudah dimulai, akan banjir barang-barang dari luar negeri, terutama dari ASEAN di wilayah DIY. Kalau dari kualitas barang, kita nggak kalah kok. Karena selama ini barang yang kita ekspor sudah berdaya saing kuat," jelas Aji ketika dihubungi Tribun Jogja, Selasa (26/1/2016).
Komoditas ekspor DIY yang cukup kuat di pasaran internasional antara lain barang-barang kerajinan. Mulai dari kerajinan yang terbuat dari tanah liat, kayu, kulit, serta pakaian.
"Mebel buatan Yogyakarta bisa menguasai pasar Eropa dan Amerika. Kemudian yang tak kalah juga adalah pakaian. Terlebih Yogya sudah dikenal sebagai Kota Batik Dunia satu-satunya di dunia. Itu merupakan modal yang bagus untuk menghadapi MEA," imbuhnya. (tribunjogja.com)