Soal Warung Soto Marjuki Mengandung Babi, Ini Penjelasan Pemilik

Surat peringatan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul yang beredar viral di sosial media mengenai warung soto sapi yang dagingnya tercampur babi.

Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Anas Apriyadi
Warung Soto Marjuki 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Masyarakat Bantul dihebohkan dengan sebuah surat peringatan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul yang beredar viral di sosial media mengenai warung soto sapi yang dagingnya tercampur babi.

Surat tersebut ditujukan untuk pemilik Warung Soto Marjuki, ketika Tribun Jogja menyambangi warung yang terletak di Jl Parangtritis Km 4 ini,Jumat (22/1/2016), warung tersebut nampak tutup.

Sang pemilik tengah menemui sejumlah anggota kepolisian.

Pak Marjuki sang pemilik mengaku memang sudah menerima surat tersebut kemarin.

"Sementara hari ini tutup dulu, mau ke Dinas Pertanian dan Kehutanan memperjelas surat kemarin," katanya.

Marjuki mengaku kaget dengan surat peringatan yang dia terima.

Menurutnya tes dari dinas memang sudah dilakukan sekitar dua bulan yang lalu. Bahan baku daging yang digunakan untuk sotonya diambil dari pemasok di Patangpuluhan, Yogya.

"Saya tidak tahu kalau itu dicampur, daging dari sana sudah sejak delapan tahun yang lalu, sudah saya percaya," tuturnya.

Baca: Aneh, Kenapa Lapisan Lemak Babi Ini Berwarna Biru?

Baca: Foto-Foto Penampakan 'Kapal Hantu' yang Tenggelam Tiga Tahun Lalu

Dengan teguran dari Dispertahut tersebut, Marjuki mengungkapkan akan segera mengurus berbagai perizinan dan juga label halal agar usaha bisa tetap berjalan.

Dia juga memastikan tetap akan membuka usahanya kembali dengan memastikan kehalalannya.

"Jelas nanti akan ganti penjual dagingnya," ujar pria asal Gunungkidul ini. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved