Pemkab Sleman Minta Warga Berbaur dengan Eks Gafatar
Hal ini menindaklanjuti adanya warga Sleman yang ikut dalam rombongan tersebut.
Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus melakukan koordinasi menjelang kepulangan warga eks Gafatar dari Mempawah, Kalimantan Barat.
Hal ini menindaklanjuti adanya warga Sleman yang ikut dalam rombongan tersebut.
Penjabat Bupati Sleman, Gatot Saptadi mengatakan saat ini Pemkab Sleman sedang melakukan pembahasan terkait kepulangan warga Sleman yang masuk dalam eks Gafatar.
Terutama terkait dengan potensi permasalahan sosial yang muncul setibanya warga eks Gafatar.
“Langkah awal adalah melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa berdampingan dengan warga eks Gafatar. Jangan sampai ada penolakan,” katanya, Jumat (22/1/2016).
Menurutnya Pemkab Sleman berusaha memberikan jaminan keamanan kepada warga eks Gafatar yang kembali ke kampung halamannya. Terutama kepada warga yang masih memiliki status sebagai penduduk Sleman.
“Selama KTP-nya masih Sleman, Pemkab wajib mengayomi dan melindungi. Namun penangannya tidak Pemkab sendiri, akan dilakukan lintas intansi. Konsenterasi pertama adalah perpindahan warga eks Gafatar,” ujarnya.
Gatot menjelaskan setelah kedatangan warga eks Gafatar nanti, Pemkab Sleman berencana akan melakukan pembinaan kepada warga eks Gafatar. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kembali berkembangnya ideologi organisasi tersebut di Sleman. Pemkab Sleman akan mengedepankan upaya persuasif.
“Pembinaan akan dilakukan dari segala aspek. Mulai dari psikologi, agama, hingga sisi keormasan,” kata dia menjelaskan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-gafatar_20160112_092757.jpg)