Buruan! Baru Sepuluh Pasangan yang Mendaftar Nikah Bareng di Pesawat

Sebanyak 47 pasangan akan mendapatkan kesempatan langka untuk melakukan akad nikah di atas pesawat dalam acara "Nikah Bareng Angkasa."

Penulis: khr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Khaerur Reza
UH - 34 Sikorsky Helicopter buatan Amerika Serikat yang merupakan hadiah Presiden Amerika Serikat kala itu JF Kennedy kepada Bung Karno 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM SLEMAN - Sebanyak 47 pasangan akan mendapatkan kesempatan langka untuk melakukan akad nikah di atas pesawat dalam acara "Nikah Bareng Angkasa."

Acara ini akan digelar 4 April 2016 mendatang.

Acara makin terasa istimewa karena mereka yang terpilih akan melakukan akad nikah di atas pesawat-pesawat legendaris yang menjadi koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla).

Diantara pesawat yang digunakan adalah Hiller - 360 Utility Helicopter yang merupakan helikopter kepresidenan pertama yang digunakan Presiden RI Ir Soekarno.

Helikopter buatan Amerika Serikat ini mulai digunakan sejak 1950 dan dipensiunkan pada tahun 1985.

Helikopter ini biasa digunakan presiden untuk jarak yang tidak terlalu jauh seperti dari Jakarta ke Istana Presiden Bogor.

Selain itu ada pula UH - 34 Sikorsky Helicopter buatan Amerika Serikat yang merupakan hadiah Presiden Amerika Serikat kala itu JF Kennedy kepada Bung Karno.

Dalam sejarahnya helikopter ini juga sudah melewati beberapa operasi sepeti Operasi Wisnu 1973 dan Operasi Tonggak 1976.

Helikopter dengan kapasitas 4 orang tersebut kemudian dipensiunkan pada tahun 1985.

Selain keduanya, ada pula C-140 Jet Star Pancasila yang merupakan pesawat kepresidenan pertama Ir Soekarno. Kemudian C47 Dakota serta pesawat tempur L -29 Dolphine.

Total ada 5 pesawat yang akan digunakan dalam acara yang digelar dalam rangka ulang tahun ke-47 Muspusdirla.

"Nanti para pasangan tersebut juga akan mendapatkan kesempatan langka lainnya yaitu mendapatkan Joy Flight menggunakan pesawat Hercules berputar di atas langit Yogyakarta," jelas Kepala Muspisdirla Letkol Sus Taibur Rahman di Muspusdirla Berbah Sleman Senin (18/1/2016).

"Yang ini kita masih menunggu konfirmasi dari TNI AU apakah di saat bersamaan pesawatnya sedang digunakan agenda lain atau tidak, tapi sedang kita usahakan," tambahnya.

Ketua Fortais yang juga pelaksana acara RM Ryan Budi Nuryanto sejauh ini sudah ada 10 pasangan.

Pihaknya masih membuka pendaftaran hingga 21 Maret 2016. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved