MUI Gelar FGD Gafatar
Diskusi yang bersifat tertutup ini diadakan untuk menindaklanjuti banyaknya kasus orang hilang dan ditengarai bergabung dengan Gafatar.
Penulis: usm | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Usman Hadi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat adakan Forum Group Discussion (FGD) terkait aliran sesat Gafatar, di Badan Kesbangpol DIY Minggu (17/1/2016).
Diskusi yang bersifat tertutup ini diadakan untuk menindaklanjuti banyaknya kasus orang hilang dan ditengarai bergabung dengan Gafatar.
Teranyar MUI DIY didatangi keluarga Diyah Ayu Yulianingsih yang hilang bersama balitanya, Rajina, yang dinyatakan hilang sejak 11 Desember 2015.
MUI DIY sendiri telah melayangkan surat ke Polda DIY tertanggal 13 Januari 2016.
Inti surat tersebut yakni menerangkan bahwa organisasi Gafatar adalah metamorphose dari Komunitas Milah Abraham (Komar), dan Kemar sendiri adalah metamorphose dari al-Qiyadah al-Islamiyah yang sudah dinyatakan sesat oleh MUI DIY sejak 28 September 2007. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fgd-gafatar_20160117_103455.jpg)