Gafatar Tawarkan Kepastian Utopis

Itu dikarenakan masyarakat kita di era Global condong lari dari kenyataan hidup, di lain sisi mencari sebuah kepastian.

Penulis: usm | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Usman Hadi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Maraknya warga Yogyakarta dan Jawa Tengah yang akhir-akhir ini ikut eksodus ke Kalimantan, ikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Menurut Romo Benny Susetyo, itu dikarenakan masyarakat kita di era Global condong lari dari kenyataan hidup, di lain sisi mencari sebuah kepastian.

“Mereka (Gafatar, red.) memberikan mimpi surga, tapi mimpi itu utopis. Itu hanya janji, kemudian janji itu tertanam dalam alam bawah sadar seseorang,” ulas Romo Benny, Kamis (14/1/2016).

Terjeratnya banyak kalangan ke aliran dan golongan yang ditengerai menyimpang macam Gafatar, menurut Romo Benny juga dikarenakan rendahnya iman, dan tidak memiliki pemahaman tentang agama yang benar.

“Maka perlu beragama secara cerdas, dan menggunakan intelektual,” terangnya.

Sementara itu, untuk menangani aksi terorisme dan aliran sesat yang saat ini marak, ada beberapa hal yang di tawarkan Romo Benny.

Di antaranya yakni pertama menyelesaikan akar masalah kekerasan, kedua menangani ideologi yang menyimpang, dan ketiga meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat kita itu masyarakat yang terbuka, masyarakat yang ramah. Maka kalau ada orang-orang yang agak aneh, kita harus mencurigai,” tuturnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved