Ini Modus yang Digunakan Oknum Porter Membobol Tas
Mantan teknisi yang pernah bekerja di Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Sam Ratulangi ini menceritakan bagaiman cara oknum porter bagasi beraksi.
Penulis: Santo Ari | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Modus pencurian yang dilakukan oknum porter bandara bukan rahasia lagi.
Bahkan mantan teknisi bandara juga mengetahui langkah-langkah bagaimana membobol resleting tas.
Sebut saja, Gobi, (32) mantan teknisi yang pernah bekerja di Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Sam Ratulangi ini menceritakan bagaiman cara oknum porter bagasi beraksi.
Ia menjelaskan porter ini bekerja di ruang lingkup ground handling bandara.
"Tugasnya adalah loading dan unloading barang. Kalau soal pencurian oleh porter itu sudah kasus lama, kami karyawan juga tau dari mulut ke mulut, termasuk cara-cara yang dipakai," jelasnya, beberapa waktu lalu.
Gobi membeberkan bagaimana portet bagasi bekerja.
Tugas mereka adalah menerima barang dari konter cek in, meletakkan ke mobil angkut dan kemudian memasukannya ke bagasi pesawat.
Begitu juga sebaliknya saat pesawat landing mereka memindahkan dari bagasi pesawat ke terminal kedatangan.
Karena aksesnya tersebut, beberapa oknum menyahgunakan dengan melakukan tindak pidana pencurian. Modus yang digunakanpun terbilang mudah.
Setelah menentukan tas mana yang akan mereka bobol, pelaku beraksi dengan bermodalkan ballpoint. Ballpoint itu digunakan ketika slider resleting saling dikaitkan dengan gembok.
"Biasanya mereka berbekal ballpoint. Ballpoint ditusukkan ke gerigi resleting dan otomatis akan terbuka setelah ditekan," jelasnya kepada wartawan Tribun Jogja.
Setelah berhasil mengambil barang yang ada ditas, langkah selanjutnya adalah menutup bagian gerigi yang terbuka.
Caranya adalah dengan menggeser slider yang saling bertaut itu ke arah bagian yang terbuka. Maka secara otomatis akan tertutup.
"Yang sulit adalah kalau slider itu digembok ke badan tas, sehigga enggak bisa digeser. Kalau seperti itu, biasanya mereka akan merusak slider dan membuka secara paksa," tambahnya.
Modus lain adalah ketika ada koper yang tertinggal di bandara. Sesuai prosedur koper tersebut akan disimpan di bagian Lost and Found.
Jika lama tidak diambil pemiliknya, maka oknum porter tersebut dapat dengan leluasa membongkar isi koper tersebut. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bandara_2707_20150727_092628.jpg)