Sertifikasi Kompetensi SMK Penting untuk Hadapi MEA
Adanya pengakuan kompetensi yang dimiliki pelajar SMK sangat dibutuhkan untuk menghadapi MEA.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporam Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, mengatakan jika adanya pengakuan kompetensi yang dimiliki pelajar SMK sangat dibutuhkan untuk menghadapi MEA.
"Kita harus tahu bahwa calon pencari kerja dari negara lain yang masuk ke Indonesia harus memiliki sertifikasi dari Indonesia, bukan dari negara asalnya. Makanya sertifikasi di Indonesia sangat penting," jelas Edy, Rabu (30/12/2015).
Ia menambahkan jika semua yang nantinya akan mencari kerja atau bersekolah di Indonesia harus bisa berbahasa Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia.
"Itu adalah cara pemerintah untuk melindungi masyarakat kita," tegasnya.
Edy mengimbuhkan, bahwa untuk menguatkan kompetensi di kalangan pelajar SMK, dimulai dari sertifikasi para guru.
Kemudian guru tersebut bisa melatih siswa hingga bisa memiliki kompetensi yang memadai untuk sertifikasi.
"Nantinya ketika diuji oleh lembaga sertifikasi, tidak akan bermasalah. Ketika mereka sudah mendapatkan sertifikasi dari lembaga yang berkompeten, mereka mau masuk ke mana saja Insya Allah bisa," ujar pria berkacamata tersebut.
Di Yogya, lanjut Edy, SMK yang sudah melaksanakan ujian kompetensi tersebut adalah SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, dan segera disusul dengan SMK yang lain. (*)