Makanan Berbahaya Masih Beredar di Sleman

Sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya masih ditemukan beredar di pasar tradisional di Kabupaten Sleman.

Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
dok
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya masih ditemukan beredar di pasar tradisional di Kabupaten Sleman.

Meski demikian, makanan tidak layak konsumsi itu dipasok oleh produsen di luar Sleman.

Di antaranya yang ditemukan oleh tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman saat melakukan inpesksi mendadak (sidak) di Pasar Prambanan.

Tim menemukan makanan yang mengandung boraks dan pewarna rhodamin.

Boraks diketahui digunakan sebagai pengawet pada ikan teri dan pewarna rhodamin digunakan sebagai pewarna pada kerupuk klanting dan cendol merah.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan da Koperasi (Disperindagkop) Sleman, Pustopo mengatakan atas temuan tersebut, pihaknya melakukan penarikan makanan yang mengandung zat berbahaya dan tidak layak konsumsi.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap makanan serupa.

“Bagi pedagang, akan diberikan pembinaan. Karena berada di dalam pasar, akan kami koordinasikan dengan Dinas Pasar,” ungkapnya, Selasa (22/12/2015).

Menurutnya penarikan dan pembinaan dilakukan untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen dan pedagang itu sendiri.

Pihaknya juga akan menelusuri dari mana makanan dengan zat berbahaya itu dipasok.

“Sejauh yang kami ketahui, pedagang hanya dipasok oleh produsen dari luar Sleman. Kondisi ini menyulitkan kami untuk melakukan penertiban,” paparnya.

Meski demikian, bila mendapati langsung adanya produsen yang memasok makanan berbahaya itu, pihaknya tidak segan untuk melakukan tindakan.

Pustopo juga menghimbau pedagang untuk berani menolak pasokan barang dagangan berupa makanan yang tidak layak konsumsi.

“Pedagang juga menjadi korban, kami meminta pedagang lebih cermat dan jangan hanya mengejar keuntungan. Namun juga memperhatikan hak konsumen,” katanya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved