Pemuda DIY Dapat Pelatihan Kepemimpinan

Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI bekerjasama dengan Forum Kader Pengembang Moral Etika Pemuda Indonesia (FKAPMEPI) DIY

Penulis: abm | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Septiandri Mandariana
Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI bekerjasama dengan Forum Kader Pengembang Moral Etika Pemuda Indonesia (FKAPMEPI) DIY menggelar pelatihan kepemimpinan yang mengundang sejumlah pemuda-pemudi DIY, Minggu (20/12/2015) siang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI bekerjasama dengan Forum Kader Pengembang Moral Etika Pemuda Indonesia (FKAPMEPI) DIY menggelar pelatihan kepemimpinan yang mengundang sejumlah pemuda-pemudi DIY, Minggu (20/12/2015) siang.

Kegiatan itu terselenggara hingga (22/12/2015) nanti di Hotel Olympic Yogyakarta.

Anzhar P Pamilih, ketua umum FKAPMEPI DIY mengatakan, pelatihan yang mengambil tema “Kita Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Pemuda Untuk Memperkuat Karakter Bangsa” ini dihadiri oleh sebanyak 60 peserta yang merupakan para pemuda dan pemudi dari beberapa universitas di DIY serta dari berbagai daerah di Indonesia.

Riyanto, Kabid Penelusuran pada Asdep Kepemimpinan Pemuda Kemnpora RI menuturkan pemuda di Indonesia harus bisa dikelola dengan baik.

Ia melanjutkan, bonus demografi pada tahun 2040, usia produktif akan lebih banyak dari pada usia lanjut. Maka dari itu pemuda harus dikelola secara baik.

“Selain itu, pemuda juga harus memiliki daya saing yang tinggi, jadi ketika suatu saat kita terpilih untuk menjadi calon pemimpin baik daerah maupun negara, tidak ada money politik atau aktifitas curang lainnya karena rendahnya daya saing yang kita miliki,” ujarnya.

Anzhar melanjutkan, menurutnya pemuda adalah potensi kepemimpinan bangsa masa kini hingga masa yang akan datang.

Maka dari itu, berbagai persiapan untuk pemuda harus terus dilalukan agar terbentuk pemuda yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing yang merupakan suatu keniscayaan yang tidak boleh diabaikan.

"Kami berharap, kedepannya pemuda Indonesia dapat mempunyai kapasitas dan integritas sebagai pemimpin, baik di tingkat organisasi, masyarakat maupun pemerintah, sehingga terbentuklah organisasi atau negara dengan pemimpin-pemimpin yang berkarakter bukan dengan pemimpin-pemimpin yang cacat moral dan mental," tutupnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved