Pilkada Magelang

Satpol PP Mulai Copoti APK

Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih dipasang di hari tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Magelang dicopoti

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih dipasang di hari tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Magelang dicopoti oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Minggu (6/12/2015).

Pencopotan ini juga dilakukan di posko pemenangan pasangan calon (paslon).

Tim gabungan memulai pencopotan APK tersebut dari posko incumbent, paslon nomor urut 1, Sigit-Windarti yang letaknya berada di depan persis kantor Panwaslu setempat.

Di posko ini masih berkibar sejumlah spanduk dan bendera parpol.

Usai mencopoti APK di posko pemenangan, tim bergerak dan menyisir sejumlah jalan-jalan protokol di Kota Magelang.

Bahkan, di Kampung Jambon, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, sejumlah warga langsung ikut bergerak untuk mencopoti bendera salah satu parpol.

Di kampung tersebut, ada sekitar 50 bendera yang masih terpasang.

“Kami memang sudah mengetahui jika ini masa tenang kampanye dan semua APK harus dicopot. Makanya, kami sebagai warga ikut membantu Panwaslu untuk membersihkan alat peraga,” ujar Agus Widodo, warga Kampung Jambon, Minggu (6/12/2015).

Dia mengatakan, ada sekitar 50 bendera salah satu parpol yang dipasang oleh partai. Sementara, ada sat spanduk yang juga langsung dicopot oleh warga.

Beberapa warga, kata dia, juga masih memasang pamflet yang berupa visi misi paslon tertentu.

“Namun, nanti akan kami copot dan bersihkan,” katanya.

Komisioner Panwaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Agung Pramudyanto menjelaskan, APK yang dicopot merupakan poster, banner, bendera parpol dan pamflet dipasang oleh tim sukses masing-masing paslon.

Pencopotan APK dilakukan di sepanjang Jalan Diponegoro, Badaan, Kupatan, Menowo, Kebonpolo, Samban, Pasar Gotong-royong dan Jalan Ikhlas.

“Kami dari Panwaslu melakukan pencopotan puluhan APK bukan yang dipasang KPU, melainkan yang dipasang paslon maupun tim suksesnya. Banyak juga tadi yang kami temukan di atas pohon pelindung jalan dan juga di sepanjang jalan protokol,” ujarnya.

Adapun dalam pencopotan ini, katanya, pihaknya melibatkan RT dan RW untuk membersihkan APK.

Dengan pelibatan para ketua RT dan RW ini, diharapkan APK akan steril dan tidak ada lagi yang dipasang di hari tenang masa kampanye. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved