Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Letkol Inf John De Fretes
Pemakaman dilakukan secara militer dan dihadiri sejumlah perwira militer.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tembakan salvo mewarnai pemakaman Letkol Infanteri Anumerta John E De Fretes di kompleks pemakaman Giridharmoloyo, Karet, Kota Magelang, Rabu (2/12/2015) pagi.
Pemakaman dilakukan secara militer dan dihadiri sejumlah perwira militer.
Di pemakaman tersebut, ratusan pelayat turut menghantarkan jenazah hingga peristirahatan terakhir. Sejumlah keluarga pun nampak menangis saat peti jenazah hendak dimasukkan ke dalam liang lahat.
Jenazah datang dari Papua dan sampai di rumah duka di Perumahan Panca Arga II, Jalan Arjuna, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Wakil Gubernur Akmil, Brigjend TNI Dudung Abdurahman mengatakan, almarhum gugur dalam medan tugas. Dia juga meminta keluarga agar tabah dalam menghadapi peristiwa ini.
"Mari kita antar almarhum ke peristirahatan terakhir," katanya dalam sambutannya.
Diketahui Letkol Inf Anumerta Jhon De Fretes adalah sarjana Teologi yang bertugas sebagai pendeta di tanah Papua sejak 2014 silam.
Pria asal Ambon itu diduga dihadang kelompok orang yang diduga dari OPM. Anggota OPM itu tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah perut Jhon hingga gugur. Sedangkan dua temannya berhasil menyelamatkan diri.
Sebelum peristiwa itu terjadi, Jhon dan beberapa anggota TNI lainnya diketahui hendak melaksanakan pemantauan di Mamberamo untuk membantu masyarakat setempat.
Jhon berstatus perwira penghubung karena ada satu kabupaten tidak ada Kodimnya.
Hingga saat ini aparat setempat masih memburu pelaku penembakan mendiang Jhon.
Panglima TNI Gatot Nurmantyo langsung menaikkan pangkat Jhon menjadi anumerta Letkol karena gugur dalam tugas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemakaman-john-fretes_20151202_101403.jpg)