Isak Tangis Kerabat Warnai Pemakaman Penjaga Malam AKRB yang Diduga Dibunuh Perampok

Ratusan pelayat memadati halaman masjid dan rumah penjaga malam kampus Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB)

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Isak tangis mewarnai pemakaman Wintarno (36), warga Kedungan I, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (1/12/2015) pagi ini. Ratusan pelayat memadati halaman masjid dan rumah penjaga malam kampus Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) yang diduga tewas menjadi korban perampokan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Isak tangis mewarnai pemakaman Wintarno (36), warga Kedungan I, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (1/12/2015) pagi.

Ratusan pelayat memadati halaman masjid dan rumah penjaga malam kampus Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) yang diduga tewas menjadi korban perampokan.

Hingga kini, jenazah hendak dimakamkan di pemakaman dusun setempat. Kepergian Wintarno cukup membekas bagi keluarganya dan juga kerabat yang ditinggal. Karena, Wintarno adalah sosok yang dikenal cukup baik dan ramah.

Ngabsori (34), adik kandung Wintarno menjelaskan, kakaknya tidak memberikan tanda-tanda sebelum kematiannya. Bahkan, saat dia mengantarkan ke kampus AKRB tempat Wintarno bekerja, Minggu (29/11/2015) malam kakaknya masih seperti biasa.

"Saya tidak punya firasat apapun. Bahkan hingga kakak saya meninggal saya masih kaget," ujarnya, pagi ini.

Hingga kini, jenazah masih disalatkan dan hendak dimakamkan di dusun setempat.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat diduga korban pembunuhan ditemukan di dalam kampus Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) yang terletak di bawah Jembatan Janti, Karangjambe, Banguntapan Bantul pada Senin (30/11/2015).

Korban diketahui sebagai karyawan bagian umum yang bertugas menjaga kampus tiap malam bernama Witarno (36), warga Kedungan I, Sambeng, Borobudur, Magelang.

Ngabsori, saudara kandung korban menjelaskan Witarno sebenarnya sempat pulang ke kampungnya di Magelang pada hari Minggu (29/11/2015), malamnya sekitar pukul 22.00, Ngabsori mengantarkan Witarno ke kampus tempat kerjanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved