Tingkat Konsumsi Ikan Warga Kota Magelang Masih Rendah

Dispeterikan Kota Magelang menyatakan tingkat konsumsi ikan di warga Kota Magelang masih rendah.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
tribunnews.com
ikan bandeng. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kota Magelang menyatakan tingkat konsumsi ikan di warga Kota Magelang masih rendah.

Hingga tahun 2014, tingkat konsumsi ikan warga Kota Magelang hanya mencapai 18,30 kilogram per kapita per tahun.

“Angka itu terbilang rendah jika dibandingkan standar ideal konsumsi ikan 31,40 kilogram per kapita per tahun,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Produksi dan Sarpras Dispeterikan Kota Magelang, Windoatmoko, usai acara Kampanye Gemarikan yang dihelat di Gedung Kyai Sepanjang, Senin (16/11/2015).

Menurut Windoatmoko, beberapa faktor yang cukup mempengaruhi tingkat konsumsi ikan itu antara lain adalah luas wilayah Kota Magelang yang kecil, cukup berpengaruh dalam produktifitas ikan.

Dia menyebut, Kota Magelang hanya memiliki 6,8 hektar lahan kolam untuk budidaya ikan yang dipegang 329 pembudidaya ikan dan terbentuk 21 kelompok.

Wilayah yang paling banyak terdapat pembudidaya ikan berada di Kramat Utara, Gelangan, Potrobangsan dan Wates.

Daerah itu tercukupi kebutuhan air karena dilintasi Kali Manggis atau Kalibening. Lainnya, Dispeterikan juga mengembangkan budidaya ikan hias.

“Kalau airnya tenang lele, kalau sedikit deras untuk budidaya ikan nila, ikan mas, dan graskap,” imbuhnya

Untuk kebutuhan ikan ideal per tahun sekitar 2.500 ton per tahun, saat ini, produktifitas ikan Kota Magelang baru mencapai 5 persen atau sekitar 153 ton per tahun pada 2014 lalu.

“Untuk memenuhi kebutuhan itu, kami mengambil dari luar daerah. Ikan laut dari Pantura, lalu air tawar dari Ambarawa, Semarang, Temanggung, dan Kabupaten Magelang,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan konsumsi ikan dapat mencapai 20 kilogram per kapita per tahun. Secara nasional angkanya 29 kilogram per kapita per tahun.

Upaya itu dilakukan dengan berbagai kegiatan, salah satunya Kampanye Gemarikan yang membidik segmen pelajar untuk gemar makan ikan melalui kegiatan yang menarik. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved