Dinkes Klaten Galakan Screening Test Ibu Hamil

Dinkes Klaten tengah menggalakan screening test bagi ibu hamil, terkait HIV AIDS. Hal itu didasarkan atas temuan pengidap penyakit menular itu.

Penulis: pdg | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Padhang Pranoto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten tengah menggalakan screening test bagi ibu hamil, terkait HIV AIDS. Hal itu didasarkan atas temuan pengidap penyakit menular itu, pada jabang bayi.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Klaten Herry Martanta mengatakan, pelaksanaan hal tersebut untuk mencegah penularan HIV-AIDS dari ibu ke anak.

Menurutnya, jika terdeteksi secara dini, angka penularan kepada bayi dapat ditekan, dengan penanganan ataupun konsumsi obat-obatan tertentu.

Lebih lanjut, ia mengatakan hal tersebut dilaksanakan dengan menjaring ibu hamil (bumil) yang sedang memeriksakan kehamilan di Puskesmas.

Saat ini ia mengatakan, baru satu pusat kesehatan masyarakat yang memiliki fasilitas klinik voluntay counseling and testing (VCT) yakni di Jogonalan I.

Sementara untuk fasilitas kesehatan lain terdapat di RSUP Soeradji Tirtonegoro, Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) dan RSJD Soedjarwadi.

Sedangkan untuk pengobatan infeksi menular seksual (ims), terdapat di Puskesmas Jogonalan I, Delanggu, dan Karangdowo.

Adapun untuk mendapatkan pengobatan HIV-AIDS bisa dirujuk di RSJD Soedjarwadi dan RSUP Soeradji Tirtonegoro.

"Untuk memeriksakan HIV AIDS, rahasia dijamin dan pastinya gratis. Selain itu, dengan deteksi dini dan pengobatan yang rutin orang yang terinfeksi bisa hidup sampai tua," katanya , Senin (9/11/2015).

Lebih lanjut ia menyatakan, kesadaran warga Klaten untuk memeriksakan dirinya bisa dibilang mulai meningkat. Namun demikian, ia berkata kebanyakan orang Klaten memilih periksa diluar daerah.

Hal itu karena adanya stigma negatif pada penderita HIV-AIDS.

Menjelang tahun 2016, DInkes Klaten berancang-ancang dengan mengadakan pelatihan bagi petugas puskesmas dan dokter. Hal itu dipersiapkan untuk mewujudkan pelayanan bagi screening test ibu hamil.

Sedangkan, jumlah kasus HIV-AIDS dari tahun 2007 hingga September 2015 mencapai 347, dengan rincian kasus HIV 194 orang dan AIDS 153, serta jumlah pengidap yang meninggal 46 orang.

Menurut Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Klaten, ada tujuh kasus bayi tertular HIV AIDS. Menurut pegiat KPA Klaten Amien Bagus Panuntun, penderitanya tertular dari ibu rumah tangga. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved