238 Dusun di DIY Belum Nikmati Listrik

Sebanyak 238 dari total 5000-an dusun di DIY belum dapat menikmati aliran listrik hingga saat ini.

Penulis: mrf | Editor: oda
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, M. Resya Firmansyah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 238 dari total 5000-an dusun di DIY belum dapat menikmati aliran listrik hingga saat ini.

Rata-rata dikarenakan di dusun tersebut belum berdiri akses seperti tiang sebagai media dalam mengaliri listrik dan warga tidak mampu membayar iuran untuk berlangganan listrik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY, Ir Rani Sjamsinarsi MT mengungkapkan, warga yang belum teraliri listrik disebabkan tinggalnya jauh dari jaringan utama listrik.

Selain itu, kurangnya fasilitas penunjang juga mempengaruhi.

Dia pun mengatakan, rasio elektrifikasi di DIY per Juni 2015 yakni 86,28. Lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, 2014 sebesar 82,62 dan 2013 sebesar 80,55.

Seperti diketahui, rasio elektrifikasi merupakan ukuran tingkat ketersediaan listrik di suatu daerah.

“Rasio elektrifikasi tiap tahunnya makin meningkat. Di tahun 2010 sejumlah 75,84, di 2011 sejumlah 77,43, hingga di 2014 sejumlah 82,62 dan 2015 sejumlah 86,28,” kata Rani, sapaan akrabnya kepada awak media, Selasa (9/11/2015).

Meski begitu, dia menegaskan bahwa perlu dilakukan pengkajian ulang terhadap rumus perhitungan rasio elektrifikasi secara nasional. Hal ini agar dapat memberikan gambaran rasio elektrifikasi yang sebenarnya.

Rani menjelaskan, saat ini rumus yang digunakan yaitu jumlah rumah tangga berlistrik dibagi jumlah rumah tangga total.

Menurutnya, rumus yang sebaiknya digunakan yakni jumlah rumah tangga yang menikmati listrik dibagi jumlah rumah tangga total.

“Ini untuk mengetahui rasio elektrifikasi yang sebenarnya. Rumus penghitungannya sebaiknya dirubah,” imbuh dia. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved