PNS Adu Tangkas Bermain Dolanan Tradisional

Lomba permainan tradisional tersebut diinisiasi oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Sleman

Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Angga Purnama
PNS Kabupaten Sleman adu tangkas memainkan permainan tradisional di Lapangan Pemkab Sleman, Jumat (6/11). Kegiatan ini diselenggarakan dalam ragka peringatan HUT Korpri ke-43 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Egrang, gobak sodor, lari bakiak merupakan sederatan dolanan atau permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan oleh anak-anak saat ini.

Meski demikian, pemainan tersebut selalu membawa keriangan bagi siapapun yang memainkannya.

Bagaimana tidak, permainan yang membutuhkan ketangkasan tersebut meningkatkan interaksi antar individu lantaran harus menjalin kerja sama untuk memainkannya.

Gelak tawa dan riang gembira selalu melingkupi permainan anak-anak ini.

Namun apa jadinya jika permainan tersebut dimainkan oleh puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang notabene telah berusia dewasa.

Ya, tak ubahnya kelompok anak kecil yang sedang bermain, para abdi negara yang berada di lingkungan Pemkab Sleman beradu tangkas memainkan dolanan tradisional ini di Lapangan Pemkab Sleman, Jumat (6/11/2015).

Meski beberapa PNS terlihat kepayahan lantaran fisik yang sudah tidak mudah lagi, permainan tetap bergulir.

Seolah melupakan usia yang jauh dari anak-anak lagi, mereka terus beradu tangkas hingga ada yang memenangkan permainan.

Seorang PNS yang mengikuti permainan tersebut, Tri Joko Saptono (55) mengaku senang lantaran dapat memainkan permainan tradisional itu.

Walapun awalnya merasa kesulitan bahkan terjengkang saat memainkan egrang, tidak canggung bermain.

“Ini mengingatkan saya pada masa kecil. Permainan ini selalu saya mainkan bersama teman-teman kecil saya,” kata pria yang menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Depok itu.

PNS lainnya, Aji Istiyanto (23) mengatakan permainan tradisional yang dimainkannya dalam kegitan kali ini dapat menjadi alternatif olahraga bagi pegawai yang sehari-hari berkutat dengan pekerjaan.

Selain membawa manfaat kesehatan jasmani, kegiatan ini juga menjadikan pikirin menjadi lebih segar.

“Banyak manfaatnya. Tapi yang jelas bisa bernotalgia dengan permainan masa kecil yang lama tidak dimainkan,” kata staf Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved