Menteri Susi Bantah Mau Mundur

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kaget dengan pemberitaan yang mengatakan ia akan mundur dari jabatannya

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kaget dengan pemberitaan yang mengatakan ia akan mundur dari jabatannya di pemerintahan kabinet kerja.

Mendengar pertanyaan permintaan pengunduran diri, wanita berumur 50 tahun itu sontak kaget.

"Nggak ada (mundur dari Menteri)," ujar Susi kepada Tribunnews.com di sela-sela acara Changing Lives- Business and Philanthropy in Asia Gala Dinner and ForumChannel NewsAsia, di hotel Fairmont, Jakarta, Selasa malam (3/11/2015).

Susi pun mempertanyakan kembali informasi pengunduran dirinya. Pasalnya wanita berusia 50 tahun itu menjadi heran dengan pertanyaan tersebut.

"Siapa yang bilang (mundur)," ungkap Susi sembari berlalu.

Susi hadir menjadi salah satu pembicara mengenakan baju lengan panjang berwarna hitam, dengan rok bermotif garis hitam putih dan sepatu hak yang memperlihatkan tatonya.

Dalam acara tersebut Susi membahas bagaimana pentingnya menjadi seorang filantropis.

Dalam acara tersebut, Susi yang terlihat lelah terus memberikan senyuman dan menjawab pertanyaan para hadirin yang datang.

Pada akhir sesi acara, Susi pun yang ingin diwawancara oleh awak media terlihat terburu-buru ingin cepat keluar dari gedung.

Susi yang pada saat di panggung acara murah senyum, menjadi cemberut saat keluar dari ruangan.

Susi pun menegaskan tak ingin menjawab pertanyaan awak media mengenai pengunduran dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yang telah dijabat selama satu tahun lebih.

"Pliss sudah ya saya capek," tegas Susi.

Sebelumnya diketahui Susi telah memberikan dua kali sinyal akan mundur dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan. Wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat itu sempat meminta awak media untuk bertanya kepada eselon 1 nya karena ia akan absen dalam waktu dekat.

"Nanti saya sebentar lagi sudah tidak, ya satu sampai dua bulan lagi, silakan tanya dirjen," kata Susi.

Pada lain kesempatan Susi sempat mengaku akan mengundurkan diri jadi Menteri karena masalah alat tangkap ikan jenis trawl dilegalkan.

Hal itu Susi sampaikan di depan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia.

"Kalau arad (alat tangkap ikan jenis trawl) ditarik sama kapal 100-200 GT, dibawa pakai pemberat begitu, ditarik dua perahu, apalagi sepanjang 50 km, seram pak. Kalau saya diharuskan gitu, saya resign pak dari pekerjaan saya," ujar Susi beberapa waktu lalu. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved