TNGM Wilayah I Antisipasi Kebakaran Hutan di Boyolali Merembet ke Magelang
Pemadaman di wilayah tersebut telah dilakukan oleh tim dari Boyolali, SAR Klaten, dan lain sebagainya.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Wilayah I menyatakan telah melakukan antisipasi jika kebakaran hutan di Dusun Sepi, Jrakah, Boyolali, meluas hingga wilayah Magelang.
Utamanya, daerah yang rawan dirambati api dari wilayah tersebut adalah Babadan, Kecamatan Dukun.
"Kami melakukan antisipasi agar api tidak merembet di wilayah Magelang, " ujar Kepala Seksi Wilayah I TNGM, Nurpana Sulaksono saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (1/11/2015) petang.
Pihaknya sejauh ini masih belum menerima informasi jika api yang membakar wilayah hutan di daerah Boyolali itu merembet hingga ke Magelang.
Hanya saja, dia menyatakan, pemadaman di wilayah tersebut telah dilakukan oleh tim dari Boyolali, SAR Klaten, dan lain sebagainya.
"Kami hanya antisipasi saja. Kalau wilayah yang terbakar masuk wilayah II TNGM," Kata Nurpana.
Adapun, Kepala TNGM, Edi Sutiyarto masih belum merespon telepon dan pesan singkat dari Tribun Jogja mengenai penyebab kebakaran. Termasuk juga luasan lahan yang terbakar di wilayah tersebut.
Tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Magelang menyatakan siap jika diminta bantuan untuk memadamkan api. Hanya saja, sejauh ini, SAR dan relawan di Boyolali dimungkinkan masih sanggup melakukan pemadaman api.
"Kami siap saja kalau diminta bantuan. Namun, pemadaman api di hutan yang terbakar bukan persoalan mudah. Harus ada keahlian khusus untuk memadamkan," kata Koordinator SAR Kabupaten Magelang, Heri Suprawoto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kebakaran-merapi_20151101_184811.jpg)